17 October 2019, 14:28 WIB

Syukuran Tujuh Tumpeng Sambut Pelantikan Presiden Jokowi


Widjajadi | Nusantara

MI/Widjajadi
 MI/Widjajadi
Keluarga Alumni Gadjah Mada di Solo, menggelar potong tumpeng untuk menyanbut pelantikan presiden dan wakil presiden, Kamis (17/10).

KELUARGA Alumni Gadjah Mada (Kagama) di Solo, menggelar umbul donga dan potong tumpeng untuk menyanbut pelantikan presiden dan wakil presiden RI Jokowi-Ma'ruf Amin periode 2019-2024 di Pasar Gede Solo,  Kamis (17/10).

"Ini sebagai ungkapan syukur atas terpilihnya kembali Jokowi menjadi presiden dalam Pilpres 2019. Sekaligus pelantikkannya bersama Wapres  Ma'ruf Amin pada 20 Oktober mendatang," ungkap koordinator Kagama Solo, Titik Marminah, Kamis (17/10).

Terlebih Jokowi juga pernah mengenyam pendidikan S1 di Fakultas Kehutanan UGM, sehingga sesama alumni, Kagama patut mensyukurinya dengan memotong tujuh tumpeng. Kagama yang tersebar di berbagai daerah lanjut alumnus Farmasi UGM 1965 itu, selalu ikut melakukan pengamatan dinamika pemerintahan. Bahkan terkadang memberikan masukan pada pemerintah lewat pengurus Kagama pusat.

"Ya masukan itu pastinya demi membangun Indonesia menjadi lebih baik. Sesama alumni UGM pastinya ikut memiliki rasa kepedulian terhadap kemajuan bangsa," ungkap Titik.

Dia katakan, makna tujuh tumpeng dalam Bahasa Jawa, pitu (tujuh) berarti pitulungan (pertolongan). Selain itu, tujuh berarti Jokowi Presiden RI ke-7. Lalu, lanjut Titik, bentuk kerucut pada tumpeng dapat diartikan sebagai harapan agar hidup selalu sejahtera dan sebagai simbol pengharapan agar kesejahteraan hidup semakin sukses.

baca juga: Babel Minta Dukungan Pembangunan Tiga Pelabuhan

"Kami berharap kepemimpinan Jokowi dua periode ini bisa menjadikan rakyat sejahtera," harapnya.

Tono Marjono, warga yang mengikuti syukuran tumpeng menyatakan pesta tersebut patut disambut gembira dan suka cita. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT