17 October 2019, 14:24 WIB

Babel Minta Dukungan Pembangunan Tiga Pelabuhan


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

Antara
 Antara
Pemprov Bangka Belitung merencanakan pembangunan tiga pelabuhan pada 2020. 

GUBERNUR Bangka Belitung Erzaldi Rosmab Djohan menemui Menemui Menteri Perhubungan (Menhub) Budi karya Sumadi untuk minta dukungan rencana pembangunan tiga pelabuhan. Rabu (16/10).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Babel, KA. Tajuddin mengatakan pada pertemuan tersebut gubernur meminta pusat mengakomodir anggaran pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular di Muntok Bangka Barat, Pelabuhan Manggar dan Dendang Belitung Timur melalui APBN 2020.

"Karena tahapan dokumennya sudah hampir tuntas, masih sedikit perbaikan dokumen SID dan satu dokumen izin lingkungan saja," kata Tajuddin. Kamis (17/10).

Menurut Tajuddin, dokumen izin lingkungan ini masih belum rampung, karena menunggu pengesahan perda RZWP3K.

"Apabila pelabuhan tanjung ular ini bisa segera dibangun, maka dampak perekonomian akan sangat besar bagi masyarakat Bangka Belitung,"
ujarnya.

Pelabuhan Tanjung Ular, lanjut dia, membuka aksesibilitas dan konektivitas Babel ke pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Sementara Pelabuhan Dendang dan Manggar akan menimbulkan multiplier effect yang besar bagi masyarakat. Jembatan itu merupakan jembatan menuju Jakarta serta Kalimantan dan pintu masuk ke Belitung.

"Alhamdulillah, Menteri Perhubungan merespons permintaan Gubernur Babel, untuk mengakomodir usulan pembangunan pelabuhan Tanjung Ular dan pembangunan pelabuhan di Belitung Timur," tandasnya.

Menteri Perhubungan pada saat itu meminta jajarannya membantu Pemerintah Daerah untuk percepatan penyelesaian dokumen yang masih diperlukan. Bila perlu dikonsinyir supaya cepat.

baca juga: Jelang Pelantikan Presiden, Petugas Razia Tempat Kos

Disinggung mengenai rencana pengembangan pelabuhan Pangkalbalam, Tajuddin menyebutkan dalam pertemuan ini, difokuskan pelabuhan-pelabuhan yang dokumennya sudah selesai atau yang sedikit lagi akan tuntas.

"Sedangkan pelabuhan-pelabuhan yang dokumennya masih tahap awal seperti Pelabuhan Pangkalbalam belum dibicarakan pada saat itu. Tapi tentunya akan dibicarakan lagi di waktu yang lain setelah dokumen pelabuhannya sudah tuntas," tutunya.

 

BERITA TERKAIT