17 October 2019, 13:54 WIB

Pentas di Depan DPRD Sentil Pejabat Korupsi


Kristiadi | Nusantara

MI/Kristiadi
 MI/Kristiadi
Paguyuban Dinas  melakukan aksi pementasan Teater Pengadilan Rakyat Jatuh Tempo di halaman Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Kamis (17/10)

MAHASISWA tergabung dalam Paguyuban Dinas terkait melakukan aksi pementasan Teater Pengadilan Rakyat Jatuh Tempo di halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tasikmalaya. Pementasan tersebut dilakukannya Kamis, (17/10) sekitar pukul 09.00 WIB. Pertunjukkan itu untuk meramaikan rapat paripurna Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-18.

Aksi pementasan itu menggambarkan proses hukum yang ditunggu masyarakat terhadap kasus-kasus hukum di Kota Tasikmalaya. Seperti kasus suap yang menyeret Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman. KPK telah menetapkan Budi Budiman sebagai tersangka.

"KPK menetapkan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman menjadi tersangka dalam kasus suap aliran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Intensif Daerah (DID) tahun 2018 senilai Rp400 juta. Sampai sekarang ini belum ada tindaklanjutnya. Dan pemimpin sekarang ini sangat alergi terhadap kasus korupsi," ujar Koordinator Aksi Paguyuban Dinas terkait, Saeful Malik, Kamis (17/10).

baca juga:Belasan Suami Istri Berebut Kursi Kepala Desa

Pementasan yang sarat dengan tema-tema penegakan hukum dan politik ini bertujuan agar kasus-kasus yang menjerat para pejabat di Tasikmalaya tidak kadaluarsa atau dimasukkan ke kotak. Pertunjukkan drama di halaman Gedung DPRD Kota Tasikmalaya ini didukung enam pemain. Mereka memainkan sosok ketua hakim, jaksa, panitera, pembela dan tersangka.

BERITA TERKAIT