17 October 2019, 13:29 WIB

Belasan Suami Istri Berebut Kursi Kepala Desa


Akhmad Safuan | Nusantara

Antara
 Antara
Ilustrasi 

MENGHINDARI cakon tunggal dan tidak dapat maju dalam pemilihan kepala desa (Pilkades), belasan pasangan suami istri, mertua dan menantu bersaing memperebutkan kursi kepala desa di Jepara dan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Di Jepara dalam Pemilihan Petinggi (kepala desa) sebanyak 387 calon memoerebutkan kursi pimpinan di 136 desa yang saat ini menggelar Pilkades serentak. Dari jumlah calon tersebut 100 orang adalah  petahana yang akan kembali memperebutkan kursi petinggi desa.

Namun karena tidak ada calon lain yang maju menghadapi petinggi petahana, maka suami atau istri ikut maju. Saat ini ada 11 desa yang memiliki calon pasangan suami istri maju Pilkades.

"Ada sebelas desa yang melaksanakan Pilkades dengan calon pasangan suami istri, karena tidak ada calon lain dan menghindari kegagalan pelaksanaan pilkades akibat calon tunggal," kata Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Jepara, Siswanto, Kamis (17/10).

Sebelas desa dengan calon pasangan suami istri yakni Desa Sidigede (Welahan), Desa Banyuputih (Kalinyamatan), Desa Sowan Lor dan Wanusobo (Kedung), Desa Pecangaan Wetan (Pecangaan), Desa Raguklampitan (Batealit), Desa Mayong Kidul dan Sumberrejo (Mayong), Desa Ujungwatu dan Bandungharjo (Donorojo) dan Desa Mambak (Pakis Aji).

Dijelaskan Siswanto, dari 387 calon yang bersaing, sebanyak 100 orang di antaranya merupakan petahana. Mereka kembali maju dalam pencalonan untuk mencoba memperpanjang masa tugas mereka sebagai petinggi desa.

Majunya pasangan suami istri dan mertua-menantu dalam Pilkades juga terjadi di Kabupaten Semarang. Dalam Pilkades serentak di 44 desa yang akan digelar pada Minggu (27/10) mendatang, sebanyak 116 calon sudah dipastikan maju untuk memperebutkan kursi kepala desa.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Semarang, Aris Setyawan mengatakan Pilkades serentak yang digelar di 44 desa, 41 desa di antaranya diisi calon dari petahana. Ada juga desa yang memiliki calon tunggal. Akhirnya untuk menghindari calon tunggal, ada beberapa pasangan suami istri serta mertua dan menantu ikut maju dalam Pilkades.

Pilkades di Kabupaten Semarang dengan calon pasangan suami istri yakni Desa Munding (Bergas) calon Romdhoniyatun dan Sonny Sumarsono, Desa Sukorejo (Suruh) dengan calon Ato'ilah dan Nurlayli Rahmawati, serta  Desa Siwal (Kaliwungu) dengan calon Parnu dan Marsiyam.

baca juga: Kadin DIY Ajak Perusahaan Tingkatkan Keberhasilan

Sementara calon mertua dan menantu, lanjut Aris Setyawan, yakni Pilkades di Desa Polobogo, Kecamatan Getasan dengan calon Dwi Pristiwaningsih dan Siti Anisah serta Desa Patemon, Kecamatan Tengaran bersaing calon Surani dan Puji Rahayu.

"Status mertua adalah petahana dan menantu adalah penantang," imbuhnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT