17 October 2019, 05:20 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Modal Gaet Investor


Hilda Zulaika | Ekonomi

MI/SUSANTO
 MI/SUSANTO
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyampaikan sambutannya dalam pembukaan Trade Expo ke-34 di ICE BSD, Banten, kemarin

Kementerian Perdagangan terus berupaya menggaet para pelaku usaha, pembeli, dan investor dari negara-negara mitra untuk berusaha dan berekspansi di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil diharapkan mampu memberikan rasa optimisme para investor.

"Agar mau melakukan ekspansi usaha di Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia, para investor dan pengusaha harus yakin Indonesia merupakan tempat usaha yang aman, kredibel, dan sangat menguntungkan," ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat membuka Trade and Investment Forum (TI Forum) yang mengusung tema Trade and invest in Indonesia now, kemarin.

Menurut dia, kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil diharapkan mampu memberikan rasa optimisme para investor.

TI Forum digelar di sela-sela penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 di Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Banten.

TEI kali ini mengangkat tema Moving forward to serve the world yang digelar pada 16-20 Oktober. Ajang ini diharapkan dapat membukukan transaksi dan investasi 15% lebih tinggi dari capaian tahun lalu, yakni US$8,4 miliar.

Mendag melanjutkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih dari lima tahun terakhir relatif stabil pada kisaran angka 5,2%, masih di atas rata-rata pertumbuhan dunia untuk negara berkembang. Pertumbuhan yang stabil ini didorong oleh permintaan domestik yang kuat dan angka inflasi yang rendah.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan turun 3,2% pada tahun ini dan relatif stagnan pada dua sampai tiga tahun ke depan. Mendag menjelaskan pemerintah telah mengantisipasi penurunan ekonomi global dengan berbagai langkah antisipatif.

Selain perbaikan indeks kemudahan berusaha (ease of doing business) dan perbaikan peringkat investasi (investment grade), saat ini Indonesia juga aktif menawarkan insentif pajak kepada investor, yaitu pembebasan pajak (tax holiday) dan pengurangan pajak (tax allowance).

Sementara itu, para panelis TI Forum meyakinkan peserta forum yang terdiri atas investor, eksportir, dan importir, bahwa kebijakan di bidang perdagangan dan investasi Indonesia semakin kondusif dan insentif.

E-commerce

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengungkapkan ekonomi kreatif bahkan bisa menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pemerintah memanfaatkan e-commerce untuk mengembangkan hasil produksi UMKM dalam negeri.

"Dengan pemanfaatan e-commerce bagi UMKM dapat meningkatkan pemasaran dan membuka peluang ekonomi baru sehingga pada ujungnya dapat menciptakan kesejahteraan dan meningkatkan perekonomian Indonesia," tutur Darmin di acara Pemberdayaan Perempuan Indonesia melalui Zilingo SheWorkz untuk Mendukung Keuangan Inklusif di Jakarta, kemarin.

Darmin menambahkan, melalui e-commerce, pelaku UMKM dapat memperluas jangkauan pasarnya. Hal itu dinilai dapat menjadi sarana bagi pelaku UMKM agar produksi mereka dapat bersaing dengan produk impor.

Untuk memperluas transaksi e-commerce, pemerintah akan menggandeng berbagai marketplace. Pelaku UMKM diharapkan mendapatkan pengetahuan soal berbisnis dalam jaringan dari e-commerce tersebut. (Mir/Ant/E-3)

BERITA TERKAIT