16 October 2019, 22:10 WIB

Polwan Terduga Terpapar Radikalisme, Polri Introspeksi Diri


Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum

MI/Saskia Anindya Putri
 MI/Saskia Anindya Putri
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal

KEPALA Divisi Humas Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal, mengatakan, adanya anggota Polwan yang terpapar paham radikalisme menjadi pertimbangan guna meningkatkan pengawasan internal dan introspeksi diri di lingkungan kepolisian.

"Kalau melihat barang bukti tidak main-main (ancaman paham radikalisme), untuk polwan akan meningkatkan pengawasan internal karena kita sudah disusupi," kata Iqbal di Jakarta Selatan, Rabu (16/10).

Iqbal menjelaskan Bripda Nesti Ode Samili, Polwan yang bertugas di Polda Maluku Utara kini masih diawasi secara internal. Oleh karena itu, terhadap yang bersangkutan bisa diberikan pembinaan atau pemecatan.


Baca juga: Presiden Jokowi Besuk Lagi Wiranto di RSPAD


"Tetapi bukan untuk aksi terorisnya. Karena di negara kita aksi terorisnya itu diperadilan, walaupun dia teroris, kita selesaikan diperadialan, sangat hebat Criminal Justice system di negara kita. Azas praduga tak bersalah tetap kita usung," sebutnya.

Menurutnya, penangkapan para terduga teroris tersebut karena kerja keras Densus 88 Antiteror yang intensif dengan memaksimalkan kemampuan intelijen dan siber. Apalagi jaringan teroris itu bergerak, berpindah tempat.

"Walau Abu Rara sudah dimonitor, tetapi mereka bergerak. Kemana mereka sudah diikuti, seperti Tom and Jerry," pungkasnya. (OL-1)

 

 

BERITA TERKAIT