16 October 2019, 20:05 WIB

Wali Kota Kena OTT, sang Wakil malah Bicara Soal Proposal Dana


Yoseph Pencawan | Nusantara

Mi/Yoseph Pencawan
 Mi/Yoseph Pencawan
Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution.

ENTAH apa kaitannya dengan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, sang wakil Akhyar Nasution malah menyinggung proposal bantuan dana kepada pejabat daerah.

Hal itu dia lontarkan saat awak media menanyainya tentang kondisi Pemkot Medan pasca-OTT KPK terhadap Wali Kota Dzulmi Eldin pada Selasa (15/10) malam.

Awalnya, Akhyar mengatakan bahwa seluruh tugas pelayanan masyarakat oleh Pemkot Medan berjalan normal meski untuk sementara tanpa Wali Kota. Dia juga mengimbau aparatur Pemkot Medan untuk bekerja seperti biasa dan menghindari masalah-masalah hukum.

Namun, kemudian entah apa kaitannya dengan OTT KPK terhadap Eldin, arah pembicaraan dia malah mengenai proposal bantuan dana masyarakat kepada pejabat Pemkot.


Baca juga: Wali Kota Ditangkap, Wakil Wali Kota Mengaku belum Tahu Apa-Apa


"Kepada masyarakat tolong juga pejabat-pejabat ini jangan dibebani dengan permohonan bantuan-bantuan dana. Proposal-proposal tolong lah kurangi," tuturnya.

Tekanan suara Akhyar mulai meninggi saat awak media bertanya lebih lanjut mengenai pernyataannya itu. Dengan nada agak ketus dia mengatakan selama masyarakat beranggapan kalau mau minta sumbangan itu kepada pejabat. Hal itu membuat beban bagi pejabat.

"Ayo kita jaga pejabat ini. Penyelenggara negara jangan dibebani dengan hal-hal yang begitu," ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, selama ini pengajuan bantuan dana tersebut banyak yang tidak sesuai prosedur. "Kamu macam enggak pernah hidup aja di sini," ucapnya. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT