16 October 2019, 18:19 WIB

Dishub Siagakan 500 Petugas Saat Pelantikan Presiden


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

ANTARA
 ANTARA
Dishub DKI dan personel kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas

DINAS Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan 500 orang petugas untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama pelantikan presiden dan wakil presiden yang akan digelar di Gedung MPR/DPR pada 20 Oktober.

Kepala Bidang Pengendalian Operasi Dishub DKI Jakarta Maruli Sijabat mengatakan seluruh personel di bawah komando Polda Metro Jaya.

"Mengapa begitu banyak, karena kita antisipasi kegiatan sampai malam hari. Sebab, infonya akan ada kegiatan arak-arakan," kata Maruli saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (16/10).

Selain petugas, Dishub DKI juga menyiapkan armada 12 mobil derek, 4 mobile videtron system (MBS), 3 unit mobil crane, dan 1 unit mobil rescue.

Baca juga: Bamsoet: Pelantikan Presiden Berkonsep Pesta Rakyat

MBS akan digunakan untuk menyebarkan informasi terkait pelantikan presiden seperti pengalihan arus lalu lintas atau jika ada penutupan jalan.

"Mobil crane kita siagakan jika nanti diharuskan mengangkat beton separator. Kita juga siapkan traffic cone dan mobile separator," tukasnya.

Hingga saat ini, menurutnya, belum terdapat kepastian jalan-jalan yang akan ditutup terkait dengan pelantikan presiden tersebut.

Namun, hampir bisa dipastikan jalan Jenderal Sudirman dan jalan MH Thamrin di sekitar lokasi Bundaran HI akan ditutup. Dengan demikian, rute-rute Trans-Jakarta yang bersinggungan dengan ruas jalan itu terutama koridor 1 Blok M-Kota akan mengalami rekayasa lalin atau perpendekan rute.

Sebabnya akan ada arak-arakan presiden dan wakil presiden terpilih menuju Istana Negara.

"Seperti biasa mungkin koridor 1 akan ditutup sebagian," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT