16 October 2019, 17:18 WIB

Investasi harus Bangun Pasar Domestik


Dhika kusuma winata | Ekonomi

MI/ Ramdani
 MI/ Ramdani
Rachmat Gobel

PASAR besar yang dimiliki Indonesia harus diberdayakan untuk membangun kemandirian ekonomi. Pembukaan investasi asing dinilai perlu dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk membangun kekuatan ekonomi dalam negeri, bukan justru hanya menjadi pasar masuknya investor luar.

Hal itu mengemuka dalam diskusi bertajuk Ekonomi Berdikari Di Tengah Globalisasi dan Perang Dagang yang digelar DPP Partai NasDem di Jakarta, Rabu (16/10).

Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan Rachmat Gobel menyatakan, investasi asing semestinya tidak dijadikan target utama dalam membangun ekonomi Tanah Air. Menurutnya, investasi luar sebaiknya hanya menjadi pelengkap untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Investasi harus dimanfaatkan untuk membangun ekonomi dalam negeri agar kuat. Untuk investasi asing sebaiknya hanya pelengkap untuk kebutuhan dalam negeri. Paradigma ini harus diubah sehingga jangan pasar Indonesia yang besar hanya dimanfaatkan investor asing," turut Rachmat.

Mantan Menteri Perdagangan itu menilai, investasi dari pelaku dalam negeri perlu terus disokong untuk menciptakan ketahanan domestik. Khususnya untuk menghadapi tekanan eksternal yang kerap tidak menentu. Ketika pemerintah akan mengundang investasi dari luar, imbuh Rachmat, teknologi yang dibawa investor asing harus bisa diserap untuk dikembangkan secara mandiri.

Dia mencontohkan Tiongkok ketika membuka keran industri otomotif asing masuk kemudian melakukan transfer teknologi agar bisa dikembangkan industri dalam negeri. Ia menyebut investasi sektor otomotif dan komponen merupakan bidang yang harus diperkuat karena berdampak jangka panjang.

"Ketika mengundang investor, harus ada strategi untuk menguasai teknologinya. Sehingga kita bisa membangun investasi jangka panjang. Investasi harus memperkuat industri. Kalau dalam negeri kuat kita semestinya tidak perlu khawatir menghadapi tekanan eksternal," tandasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT