16 October 2019, 10:50 WIB

Menkes Kaget Dikawal Ratusan Polisi


Media Indonesia | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah
 ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah
Menteri Kesehatan Nila Moeloek (tengah) melakukan peninjauan ruangan Gedung Undata Medical Center (UMC) usai diresmikan di RSUD Undata Palu.

MENTERI Kesehatan Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek mengaku sempat kaget tiba-tiba mendapatkan penambahan pengamanan pascapenusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.   

"Kebetulan saya ke Sumatra Barat, ke Padang. Saya juga kaget terus terang kenapa tiba-tiba saya dijemput sama Pak Kapolres," tuturnya seusai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, kemarin.

Nila Moeloek pun bertanya kepada Kapolres perihal penambahan pengamanan itu dan dijawab sudah merupakan prosedur tetap (protap) pengamanan pejabat. Padahal, dia hanya hendak menguji disertasi doktoral di Universitas Andalas.

Bahkan, Nila pun sempat menanyakan via pesan singkat kepada Kapolri, yang membenarkan protap pengamanan memang diperketat pascapenusukan Wiranto.   

"Akhirnya, saya juga mesti mengerti. Tetapi, ya, itulah, kalau diikuti dengan ratus-an polisi, repot juga saya ke mana-mana," ujar Menkes.

Menko Polhukam sekaligus Ketua Umum PP PBSI Wiranto ditikam saat melakukan kunjungan kerja di daerah Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Pelakunya ter-identifikasi sebagai anggota Jamaah Ansharut Daulah bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara yang ditemani Fitri Andriana, istrinya.

Jaksa Agung HM Prasetyo menyebutkan pihaknya menunggu berkas perkara kasus penusukan Wiranto dari kepolisian untuk segera diproses ke pengadilan. Mengenai ancaman pidana atas pelaku, Prasetyo mengatakan pihaknya akan melihat unsur-unsur pidananya. "Ya, bisa nanti percobaan pembunuh-an bisa jadi, atau terorisme bisa," ungkap Jaksa Agung seusai menjenguk Wiranto. 

Selain Menkes dan Jaksa Agung, tampak pula Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang memimpin rombongan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja menje-nguk Wiranto. (Ant/P-2) 

BERITA TERKAIT