15 October 2019, 23:25 WIB

Anggarkan Puluhan Miliar, DKI Jakarta Targetkan Bangun 261 RTH


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

MI/Bary Fatahillah
 MI/Bary Fatahillah
Petugas menata Taman Maju Bersama di DKI Jakarta

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam kurun waktu dua tahun terakhir gencar membangun taman maju bersama atau ruang terbuka hijau (RTH).

Menurut Kepala Dinas Kehutanan Provinsi DKI, Suzi Marsitawati pihaknya menargetkan membangun 261 taman maju bersama, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta 2018-2022

"Taman maju bersama merupakan dari Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang telah ada. Tidak ada kriteria khusus lokasi dalam membangun tersebur. Terpenting tujuan utama dibangunnya taman ini untuk menambah RTH sebagai tempat berinteraksi warga,” ujar Suzi dalam keterangan resminya, Jakarta, Selasa (15/10).

Pada 2018, ditargetkan sebanyak 21 RTH dibangun dengan anggaran Rp27,3 miliar. Dari target tersebut, yang masuk ke proses lelang hanya 10 RTH. Kemudian, yang selesai dirampungkan sebanyak 7 RTH dengan anggaran Rp10 miliar.

Namun demikian, pada 2019 target pembangunan RTH naik hingga mencapai 53 taman dengan anggaran Rp130 miliar dan total luas 335.807 meter persegi.

Baca juga : Anies: Pembangunan Jakarta Baru Capai 40%

Secara realisasi per 2 Oktober 2019, sebanyak 30 lokasi taman telah mencapai progres pembangunan sebesar 80%-90%. Sisanya, telah mencapai progres antara 40%-80%, kurang dari 40%, terkendala lahan, dan terkendala hasil lelang.

Kemudian, Gubernur Anies Baswedan memastikan bahwa pada 10 Desember 2019, seluruh RTH di 53 lokasi tersebut dapat tercapai. Lokasi RTH yang telah mencapai progres 90% di antaranya adalah RTH Kampung Jati di Jakarta Timur, RTH Taman Kampung Baru di Jakarta Barat.

Lalu RTH Jalan Centex di Jakarta Timur, RTH Mangga XIV di Jakarta Barat, RTH Jalan Panglima Polim II di Jakarta Selatan, RTH Jalan Setapak di Jakarta Timur dan RTH Jalan Kebagusan Raya diJakarta Selatan.

Selain pembangunan RTH, pada tahun 2019 ini pula, Pemprov DKI Jakarta merevitalisasi dua jenis Taman Grande, yaitu Taman Mataram dan Taman Puring. Revitalisasi kedua taman ini dilakukan pertama kali pada 16 Agustus 2019 dan ditargetkan selesai pada 15 Desember 2019.

Berbeda dengan Taman Maju Bersama yang benar-benar baru dibangun, konsep Taman Grande lebih menekankan untuk revitalisasi taman-taman yang berskala besar dengan tetap menjadi lahan untuk retensi air.

Konsep taman ini adalah Fun Transit Park, yaitu sebagai tempat transit yang nyaman para pedestrian karena terintegrasi dengan transportasi publik.

Sehingga, selain untuk transit, Taman Grande juga mendukung untuk RTH (ekologis), penuh sarana bermain (playful), termasuk dapat diakses siapa pun termasuk berpenyandang disabilitas (inclusive). (OL-7)

BERITA TERKAIT