16 October 2019, 00:20 WIB

20 Kesepakatan Diteken saat Kunjungan Putin ke Saudi


MI | Internasional

AFP
 AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri), Pangeran Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed al-Nahyan (kanan)

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin melakukan kunjungan ke Arab Saudi dan bertemu dengan Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada Senin (14/10). Kunjungan singkat Putin tersebut dimaksudkan untuk menandatangani kesepakatan penting dengan Arab Saudi guna menstabilkan harga minyak global, serta menggunakan pengaruhnya untuk meredakan ketegangan yang meningkat di kawasan Teluk.

Pembicaraan antara Putin dan Raja Salman Saudi yang dilangsungkan di Istana Al-Yamamah di Riyadh tersebut menghasilkan sekitar 20 kesepakatan dan kontrak bernilai miliaran dolar. Kesepakatan tersebut mencakup berbagai bidang, yakni kedirgantaraan, budaya, kesehatan, teknologi, dan pertanian.

Putin memuji upaya Raja Salman dalam menjaga relasi dengan Rusia, yang pernah melakukan kunjungannya ke Moskow pada 2017. "Rusia melihat pengembangan persahabatan dan hubungan yang saling menguntungkan dengan Arab Saudi sangat penting," ujar Putin, Senin (14/10).

Raja Salman pun mengatakan kepada Putin bahwa Saudi dapat bekerja sama dengan Rusia untuk meningkatkan keamanan dalam memerangi terorisme. "Kami berharap dapat bekerja dengan Rusia dalam segala hal yang akan membawa keamanan, stabilitas dan perdamaian, memerangi ekstremisme dan terorisme, serta mendorong pertumbuhan ekonomi," terangnya.

Pengamat politik Rusia Fyodor Lukyanov mengatakan, hubungan lama Moskow dengan Iran dan hubungan baru dengan Saudi dapat memainkan peran menciptakan perdamaian. Ketegangan Iran dan Saudi melonjak setelah serangan fasilitas Saudi yang dituduhkan dilancarkan oleh Iran, sekutu Moskow. (AFP/Uca/I-1)

BERITA TERKAIT