15 October 2019, 15:27 WIB

Gojek Luncurkan Kampanye #GakPakeLama


Tri Subarkah | Megapolitan

MI/Andry Widyanto
 MI/Andry Widyanto
Penyediaan Tempat Transit Untuk Ojek Daring di Stasiun MRT Lebak Bulus

GUNA meningkatkan kenyamanan dan kemudahan pelanggan, perusahaan transportasi ojek daring, Gojek, terus melakukan berbagai macam inovasi. Salah satunya, peluncuran kampanye #GakPakeLama di Plaza Transit Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus, Selasa (15/10).

Melalui kampanye tersebut, Gojek memperkenalkan fitur teranyarnya yakni GoRide dan GoCar Instan. Fitur tersebut diharapkan mampu meningkatkan integrasi layanan transportasi daring dengan moda transportasi massa lainnya seperti MRT.

Fitur GoRide Instan merupakan layanan pemesanan di tempat langsung (on the spot) yang dilengkapi solusi pengelolaan antrean, sehingga mengurangi waktu tunggu pelanggan dan mengurai kemacetan di area penjemputan yang ramai.

Vice President Transport Marketing Gojek Monita Moerdani mencontohkan pelanggan yang masih berada di dalam kereta MRT akan dipermudah dengan hadirnya fitur GoRide Instan.

"Kita nggak perlu lagi misalnya di kereta panik untuk order. Bisa santai aja nanti udah sampai di stasiun tinggal jalan ke Transit Plaza itu udah ada antreannya," ujar Monita, Selasa (15/10).

Penguaraian kemacetan di stasiun MRT juga mendapat sorotan dari Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar. Sebagai pihak yang diberikan mandat mengelola kawasan berorientasi transit, fitur GoRide Instan menjadi terobosan untuk menciptakan situasi transit yang nyaman.

"Kerja sama dengan Gojek akan menunjukkan kita bisa mengelola kawasan lebih baik. Contohnya di stasiun Lebak Bulus, masyarakat tidak perlu berebutan di depan pintu masuk stasiun. Karena itu biasanya karakter yang kita lihat di stasiun lain," terang William.

Baca juga: Gojek Perkuat Industri Film Lokal Dengan GoPlay

Kerja sama antara Gojek dan MRT juga didukung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, kerja sama ini sejalan dengan program pemerintah provinsi untuk mendorong terwujudnya smart city.

"Kita berharap dengan kolaborasi ini, maka ke depan ketertiban lalu lintas di jalan khususnya di stasiun-stasiun seperti MRT atau Commuter Line menjadi tertib. Ini tinggal di-copypaste ke stasiun lainnya," ucap Syafrin.

Syafrin juga menjelaskan saat ini telah terjadi perubahan paradigma dalam penataan transportasi. Sebelumnya, pemerintah berorientasi pada pengembangan sistem angkutan pribadi, namun sekarang terfokus ke tiga hal yakni jalan kaki, sepeda dan transportasi umum.

Sementara itu, sebagai pelanggan loyal Gojek, aktris Hannah Al Rasyid mendukung penuh fitur GoRide Instan. Terlebih, saat ini dirinya sedang disibukkan dengan promo film terbarunya.

"Fitur GoRide Instan itu paling ditunggu-tunggu. Sebagai customer Gojek kita juga ngga enak berkontribusi menciptakan kepadatan yang ada di jalan. Jadinya enak kalau ada titik kumpul yang sudah jelas dan terorganized," pungkas Hannah.

Selain GoRide Instan, pada peluncuran kampanye #GakPakeLama Gojek juga memperkenalkan dua fitur lainnya yakni Panduan Titik Jemput Terdekat dan Titik Jemput dengan Foto.

Titik Jemput Terdekat membantu pelanggan maupun driver saat berada di lokasi yang kurang familiar. Fitur ini akan merekomendasikan titik penjemputan yang mudah ditemukan sehingga pelanggan tidak perlu mengetik alamat secara manual.

Sedangkan dengan adanya fitur Titik Jemput dengan Foto, lokasi yang ramai seperti perkantoran, hotel, maupun pusat perbelanjaan akan dilengkapi dengan foto. Hal tersebut akan memudahkan pelanggan untuk menentukan titik penjemputan.(OL-5)

BERITA TERKAIT