15 October 2019, 12:45 WIB

Pemprov Jateng Segera Bentuk Satgas Sampah di Seluruh Desa


Akhmad Safuan | Nusantara

MI/Lilik Darmawan
 MI/Lilik Darmawan
Sejumlah pekerja memilah sampah di tempat pengolahan sampah terpadu Barokah, Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Banyumas, Jawa Tengah

KONGRES sampah yang berlangsung di Desa Kesongo, Kabupaten Semarang pada Sabtu-Minggu (12-13/10), merekomendasikan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Sampah. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo segera menindaklanjuti hasil rekomendasi tersebut dalam waktu dekat.

Panitia Kongres Sampah Jawa Tengah, Putut Yulianto mengatakan sidang Kongres Sampah telah menyepakati langkah-langkah penanganan sampah dalam aksi nyata. Hasil kongres telah direkomendasikan agar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo segera mengeluarkan kebijakan agar seluruh desa di Jawa Tengah membuat Satgas Sampah.

"Satgas sampah yang bertugas melakukan penegakan regulasi pengelolaan sampah. Sudah ada embrio satgas sampah di Desa Kesongo yang merupakan tim peduli sampah desa," ujar Putu Yulianto, Selasa (15/10).

Warga Desa Kesongo di Kabupaten Semarang, lanjut Putut, dalam satu tahun terakhir menerapkan pola pemilahan sampah sejak dalam rumah yakni sampah organik dan nonorganik. Kemudian setelah diangkut dengan armada yang berbeda ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) kemudian dilakukan daur ulang sesuai jenisnya.

Selain satgas sampah, konggres juga menyepakati terbentuknya Dewan Konsorsium Sampah Jateng di bawah kendali Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah dan melibatkan perwakilan semua komponen peserta kongres. Mencakup unsur pemerintahan, akademisi, aktivis, pengusaha, dan masyarakat.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara terpisah mengatakan Pemprov Jawa Tengah berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil kongres sampah 2019.

"Kita telah membentuk tim kecil guna merumusan tahapan pelaksanaan rekomendasi kongres Sampah tersebut," kata Ganjar.

Rumusan dari tim kecil itu, lanjut Ganjar Pranowo, sudah dapat dilaksanakan pada 2020. Namun khusus untuk pembentukan satgas sampah di seluruh desa/kelurahan di seluruh Jawa Tengah segera dieksekusi. Hasil rekomendasi kongres sampah ini, menurut Ganjar merupakan salah satu langkah mengatasi persoalan sampah di Jawa Tengah. Sehingga rekomendasi yang dihasilkan dapat langsung direspon dan dilaksanakan secepatnya.

Dalam rangka menindaklanjuti rekomendasi itu juga, ujar Ganjar Pranowo, saat ini sedang disusun APBD persoalan penanganan sampah. Apalagi kepala dinas LHK ditunjuk sebagai ketua Dewan Konsorsium Sampah yang juga melibatkan pengusaha, tokoh masyarakat, seniman dan lainnya. jelas Ganjar.

baca juga: Gubernur Sumsel Ultimatum PNS Harus Jaga Atitude Bermedia Sosial

"Jadi secara kelembagaan ada dan ini yang akan dijadikan acuan untuk mengeluarkan kebijakan," tambahnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT