15 October 2019, 09:20 WIB

Platform Online Permudah Ekspor


Ant/E-1 | Ekonomi

MI/SUSANTO
 MI/SUSANTO
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di peluncuran buku Pak Enggar, Mentor dan Pemimpin, di Tugu Kunstkring, Jakarta, kemarin.

MENTERI Perdagangan ­Enggartiasto Lukita menyebut ekspor yang dilakukan melalui platform online atau daring akan dapat menyelamatkan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Satu hal yang pasti, kita akan bisa bertahan dengan apa yang tampaknya kecil, tapi kalau dilakukan bersama-sama, yaitu penjualan (ekspor) melalui online, ini benar-benar membantu,” kata Mendag dalam peluncuran program ekspor Shopee di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, saat ini Indonesia bersaing dengan seluruh dunia untuk merebut pasar yang ada. Namun, cara tradisional kini tidak lagi relevan digunakan karena memerlukan waktu lama.

Menteri Enggar juga menyebut tingginya transaksi perdagangan online yang masuk ke Indonesia juga berdampak terhadap masuknya barang impor.

Oleh karena itu, upaya mendorong ekspor ­melalui berbagai platform akan sangat diapresiasi untuk mengimbangi impor.

“Kalau tidak diimbangi, yang terjadi makin berpotensi memperbesar defisit. Jadi berapa pun nilainya, ritel sekalipun (berarti). Yang ritel diakumulasikan bisa menjadi sesuatu yang besar,” ujarnya.

Director Shopee Indonesia Handhika Jahja mengatakan inisiatif ekspor produk Indonesia merupakan fokus yang telah ditetapkan melalui layanan Kreasi Nusantara dari lokal untuk global. Saat ini, dua negara yakni Malaysia dan Singapura menjadi percontohan agar peningkatan penjulan ekspor bisa dikembangkan ke negara lain di kemudian hari.
 
“Kami cari tahu masalah di tahap ini. Begitu selesai semuanya dari segi penjual, dari segi logistik, dari segi pembayaran, bea masuk dan segala macam baru kita bakal kembangkan lagi. Mungkin di akhir tahun ini atau di awal tahun depan kami bisa langsung ke tujuh negara,” ungkapnya. (Ant/E-1)

BERITA TERKAIT