15 October 2019, 07:40 WIB

Politik kian Stabil Jelang Pelantikan


Putra Ananda | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
 ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Ketua MPR Bambang Soesatyo (kanan) berpelukan dengan Pengusaha yang juga mantan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno.

MPR bersiap melantik presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Pelantikan akan ­dilakukan pada Minggu (20/10) pukul 14.30 WIB.

Ketua MPR Bambang ­Soesatyo (Bamsoet) mengatakan kondisi politik nasional jelang aca­ra pelantikan stabil dan kondusif. Pernyataan tersebut diungkapkan Bamsoet di kediaman Sandiaga Uno seusai mengantarkan surat undangan pelantikan presiden dan wakil presiden kepada mantan cawapres 2019 itu. Dalam kesempatan tersebut Bamsoet menuturkan bahwa Sandiaga bersedia untuk menghadiri proses pelantikan Jokowi-Amin.

“Kehadiran dia (Sandiaga) sebagai pesan kepada publik baik secara nasional dan juga internasional bahwa kontestasi pemilu sudah usai dan mari bersatu ba­ngun bangsa,” ujar Bamsoet.

Dalam kesempatan itu ­Bamsoet juga didampingi delapan Wakil Ketua MPR lain, yaitu Ahmad Muzani (Gerindra), Lestari Moerdijat (NasDem), Arsul Sani (PPP), Syarief Hasan (Demokrat), Fadel Muhammad (DPD), Hidayat Nur Wahid (PKS), ­Zulkifli Hasan (PAN), dan Jazilul Fawaid (PKB).  

Pada kesempatan yang sama Bamsoet juga ­mengapresiasi komunikasi politik yang dilakukan pasangan Sandiaga, Prabowo Subianto.

“Kami apresiasi atas komunikasi politik yang dijalankan oleh Prabowo Subianto yang kemarin malam bertemu Pak Surya Paloh dan malam ini (tadi malam) direncanakan menemui Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar,” ujarnya.

Bamsoet berharap iklim politik Indonesia yang guyub dan rukun tetap bisa terjaga dan tidak terpengaruhi oleh pihak-pihak yang ingin merusak kerukunan dan keguyuban suasana politik karena masih tidak menerima hasil Pilpres 2019.

“Kehadiran Prabowo dan Sandi diharapkan mampu berikan kesan yang positif bagi dunia internasional bahwa politik di Indonesia stabil dan nyaman,” tukasnya.

 

Tersanjung

Dalam kesempatan yang sama, mantan cawapres 2019 Sandiaga Uno mengaku tersanjung mendapatkan undangan proses pelantik­an Jokowi-Amin dari pimpinan MPR. Ia memastikan akan menghadiri prosesi ­pelantikan Jokowi-Amin di Gedung DPR/MPR.

“Saya insya Allah hadir. Ini sebagai kewajiban dan tugas sebagai warga negara untuk hadir. Kehadiran saya dan Pak Prabowo sebagai pesan kepada dunia internasional bahwa kontestasi nasional sudah selesai dan kita menatap pembangunan Indonesia,” ujar Sandiaga.

Wakil Ketua MPR dari Fraksi PDIP, Ahmad Basarah, berharap seluruh masyarakat Indonesia untuk menyukseskan pelantikan presiden dan wapres. Menurut Basarah, Jokowi-Amin terpilih sebagai presiden dan wakil presiden melalui proses pemilu yang sah dan konstitusional.

“Jokowi dan Ma’ruf Amin ialah produk dari Pemilu yang sah dan konstitusional sehingga upaya mengganggu pelantikan terhadap Joko Widodo dan Kiai Ma’ruf Amin merupakan tindakan inkonstitusional,” tandasnya. 

Basarah berharap warga dapat menjaga situasi tetap aman dan tidak terprovokasi kabar bohong untuk melakukan kericuhan. (Ant/P-1)

BERITA TERKAIT