15 October 2019, 07:00 WIB

Tas Diduga Berisi Bom Ternyata Ijazah


Heri Susetyo | Nusantara

MI/Heri Susetyo
 MI/Heri Susetyo
Tim Jihandak Polres Sidoarjo mengecek tas dan sepeda motor yang ditinggal di depan toko alat tulis, Selasa dinihari (15/10)

TIM penjinak bahan peledak (Jihandak) Satbrimob Polda Jawa Timur mengamankan kendaraan roda dua serta tas mencurigakan yang ditinggal pemiliknya di depan sebuah toko alat tulis kantor di Jalan Raya Jenggolo Kabupaten Sidoarjo, Selasa dinihari (15/10).

Kendaraan sepeda motor dan tas mencurigakan tersebut awalnya ditemukan Lestari, salah satu karyawan toko alat tulis kantor Mart 1 Jalan Raya Jenggolo Nomor 84. Curiga ada benda mencurigakan, Lestari kemudian melapor ke polisi terdekat.

Setelah mendapat laporan temuan tas dan kendaraan roda dua yang dicurigai berisikan bom, petugas Polresta Sidoarjo kemudian mendatangkan tim Jihandak Polda Jawa Timur. Tim jihandak yang tiba di lokasi kemudian memeriksa tas dan kendaraan roda dua nomor polisi R 6709 LM tersebut.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, petugas jihandak tidak menemukan benda mencurigakan. Sepeda motor yang ditinggal dalam keadaan aman dan kuncinya masih menggantung di kendaraan roda dua itu.

Sementara isi tas setelah diperiksa hanya berisi pakaian, ijazah serta sejumlah buku. Tas lengkap dengan isinya tersebut kemudian dibawa aparat ke Mapolresta Sidoarjo.

"Hanya berisi ijazah, buku tulis dan pakaian, tidak ditemukan dokumen mencurigakan," kata Wakapolresta Sidoarjo AKBP Anggi Naulifiar Siregar.

baca juga: Manggarai tidak Mampu Danai Pilkada

Belum diketahui apa motif pelaku meninggalkan kendaraan roda duanya serta tas di depan toko tersebut. Polisi masih menyelidiki kasus yang sempat menghebohkan warga ini. Hingga kini petugas Polresta Sidoarjo masih terus mencari pemilik tas dan kendaraan roda dua tersebut. Dalam ijazah diketahui pemiliknya bernama Maskur warga Semarang Jawa Tengah. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT