15 October 2019, 00:23 WIB

Aero Aswar Sabet Gelar Juara Dunia 2019


Despian Nurhidayat | Olahraga

Antara/Hafidz Mubarask A
 Antara/Hafidz Mubarask A
Atlet Jetski Indonesia Aero Aswar

PADA Kejuaraan Dunia Jetski 2019 yang diselenggarakan di Lake Havasu City, Arizona, Amerika Serikat, pejetski asal Indonesia Aero Sutan Aswar berhasil keluar sebagai juara kelas Pro Endurance Runabout Open.

Pada kejuaraan yang diselenggarakan sejak tanggal 5 sampai 13 Oktober ini, Aero berhasil mencatatkan poin tertinggi yakni 400 poin dalam nomor paling bergengsi dalam kejuaraan tersebut.

Gelar ini pun menjadi kedua kalinya bagi pria 24 tahun tersebut. Sebelumnya pada 2014, dia juga pernah menyabet gelar juara dunia dalam kelas Pro Runabout Stock.

Sementara itu, pejetsi tanah air lainnya yang juga bertarung di Kejuaraan Dunia ini yakni Aqsa Sutan Aswar, harus puas berada di peringkat lima.

Aqsa mengatakan bahwa dia sempat menghadapi gangguan injector wiring pada mesin jetski yang ditungganginya, sehingga penampilannya kurang maksimal.

Baca juga : Menpora Apresiasi Kejuaraan Dunia Jetski

Selain itu, Tim Jetski Indonesia juga menurunkan pembalap lainnya di nomor Amateur Runabout Stock, yakni Wisnu Dwihutomo. Meskipun tidak mendapatkan peringkat pertama, Wisnu berhasil mengamankan juara ketiga di nomor Amatir ini.

Dalam ajang ini, Tim Jetski Indonesia juga turut menurunkan pejetski termuda mereka yakni Rafa Miza. Rafa yang masih berusia 11 tahun tersebut ikut serta untuk bermain di nomor Amateur Runabout Rec Lite dan ini merupakan pertandingan perdana baginya untuk turun di ajang Kejuaraan Dunia.

Ketua Umum PP IJBA (Indonesia Jetsport Boarding Association), Saiful Sutan Aswar yang juga merangkap sebagai pelatih mengaku sangat puas dengan pencapaian keempat atlet yang diturunkan di ajang Kejuaraan Dunia tersebut.

"ini merupakan hasil dari kerja keras latihan dan pertandingan yang selama ini mereka jalani. Mereka akhirnya mampu memberikan hasil memuaskan pada kejuaraan dunia 2019," ungkap pria yang akrab disapa Fully ini melalui keterangan resminya, Senin (14/10) malam.

Selain itu, Fully juga mengatakan bahwa keikutsertaan Wisnu dan Rafa merupakan sebuah bentuk kaderisasi untuk meneruskan tradisi juara. Keduanya akan terus digembleng agar mampu bersaing di Kejuaraan Dunia yang diadakan setiap tahun pada bulan Oktober ini. (OL-7)

BERITA TERKAIT