14 October 2019, 18:32 WIB

22 Tersangka Teroris Ditangkap Pascapenusukan Wiranto


Antara | Politik dan Hukum

MI/SUSANTO
 MI/SUSANTO
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo

KEPALA Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Densus 88 Antiteror telah menangkap sedikitnya 22 tersangka teroris di sejumlah daerah dalam kurun waktu 10-14 Oktober 2019.

"Total ada 22 tersangka kasus tindak pidana terorisme yang diamankan Densus 88," kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Senin.

Penangkapan dilakukan menyusul terjadinya insiden penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten.

"Di Banten, diamankan Abu Rara dan istrinya, inisial FA dan satu tersangka perempuan inisial RA yang terlibat aksi teror kelompok SA," katanya.

Baca juga: Para Ulama Berperan Penting Mengikis Radikalisme

Para tersangka ditangkap di beberapa wilayah di antaranya Banten, Bali, Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jambi dan Lampung.

Di Banten yakni; SA alias Abu Rara, FA, RA. Bali; AT, ZA. Sulawesi Utara; S alias Jack Sparrow. Jambi; R alias Putra. Jakarta; TH. Lampung; NAS, APS alias Aris Hidayat, TH, Y alias Yudistira, MRM, UD. Sulawesi Tengah; A. Jawa Barat; WB alias Budi, RF, YF, BA, N, JJ dan AAS.

Para tersangka ada yang merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD), serta ada yang menjadi pengikut Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

"Densus masih di lapangan. Selain mengembangkan (kasus) juga melakukan langkah mitigasi maksimal supaya kelompok teroris tersebut tidak berhasil melakukan amaliyah (aksi teror)," katanya.(OL-4)

BERITA TERKAIT