14 October 2019, 16:15 WIB

Menristekdikti Pamit Jelang Pergantian Kabinet


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
 ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Menristekdikti Mohamad Nasir (ketiga kanan) meninjau alat teknologi pengolahan tempe 

JELANG pergantian kabinet pekan depan, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir pamit di hadapan para rektor perguruan tinggi se-Indonesia.

Dalam acara monitoring dan evaluasi capaian triwulan III 2019 yang digelar di Kemenristekdikti, Nasir berpamitan sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan yang pernah diperbuat selama menjabat sebagai Menteri.

"Saya sebagai Menteri tinggal enam hari, setelah itu demisioner untuk itu barangkali dalam masa pergaulan, tatap muka, pertemuan, mungkin ketersinggungan dan apapun saya mohon maaf yang sebesar-besarnya," ujar Nasir di Jakarta, Senin (14/10).

Baca juga: Jusuf Kalla Pamit ke Staf Setwapres dan Pendukung

Saat ditanya terkait kegiatan yang akan dilakukannya jika tidak terpilih kembali sebagai menteri di periode mendatang, Nasir mengaku akan kembali bekerja sebagai dosen.

"Jangan risau, bagi saya jabatan adalah amanah. Saya nggak pernah dulu pengin jadi menteri, dipanggil waktu itu ya dijalani. Nggak jadi menteri ya kembali jadi dosen, orang tugasnya dosen ya mengajar. Tidak ada sesuatu yang aneh bagi saya, biasa," tuturnya.

Selain itu, Nasir juga memastikan pihaknya telah menyiapkan rancangan rencana strategis bagi Kemenristekdikti periode 2020-2024 mendatang.

"Sebenarnya Kemenristekdikti sudah menyiapkan Renstra 2020-224 tapi karena ini belum clear di Kementerian Bappenas, jadi kami tidak bisa menyampaikan secara detail," tandasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT