14 October 2019, 10:15 WIB

Pilih Tamasya Bersama untuk Pamitan


Dro/Che/P-1 | Politik dan Hukum

MI/Lina Herlina
 MI/Lina Herlina
Ilustrasi -- Jusuf Kalla 

JUSUF Kalla tinggal menghitung hari melepas jabatan sebagai wakil presiden periode 2014-2019. Sepekan sebelum pensiun, JK beserta keluarga besar Setwapres dan pasuk­an pengamanan presiden (paspampres) melangsungkan acara perpisahan di Trans Studio Theme Park Cibubur, Jakarta Timur.

“Pertama, saya berterima kasih atas acara ini yang memberikan suasana hati dan mengingatkan kita semua pada saat kita bekerja sama-sama dengan baik,” kata Jusuf Kalla.

Pada kesempatan itu, persembahan dan kenang-kenangan diberikan kepada Jusuf Kalla. Salah satunya, pidato dari Kepala Setwapres Muhammad Oemar.

JK kaget melihat Oemar pidato. “Selama ini dia men­dengarkan pidato saya ratusan kali, saya pertama kali dengar dia pidato, ternyata bisa juga,” kata JK sambil tertawa.

Oemar mengaku JK memberikan kesan yang mendalam. Salah satunya, pemikiran bri­lian sebagai solusi dari berbagai persoalan bangsa.

“Saat bangsa ini krisis, Bapak (JK) memberikan solusi jitu. Pelajaran lainnya ialah bagaimana Bapak membina hubungan yang tetap hangat dan terus perhatian dukungan kawan-kawan lama, ormas, dan relasi masa lalu yang latar belakangnya beragam,” tutur Oemar.

Ia menyebut orisinalitas pemikiran JK sering kali juga ditunjukkan saat berpidato. Meski tim staf khusus dan Setwapres telah membuat bahan pidato, acap kali JK hanya memakai salam pembuka dan penutup dari pidato yang telah disiapkan.

“Saking canggihnya pengetahuan Bapak, di kantor, teman-teman deputi dan stafsus jika mendapat tugas Bapak untuk membuat satu masukan, satu pidato atau acara selalu deg-degan. Mereka berdoa semoga draf yang disiapkan dimanfaatkan, dipakai Bapak, dan bukan hanya asalamualaikum dan terima kasihnya saja,” tutur Oemar tertawa.

JK mengakui hal itu. Dia mengucapkan terima kasih pada anak buahnya yang sudah mau bekerja keras.

“Jadi, yang berat yang nulis pidato itu setelah saya pidato, jadi notulis. Karena itu, saya sampaikan terima kasih kepada para staf semua serta teman-teman semua, terima kasih Pak Sofyan selalu mendampingi siang dan malam,” ujar JK.

Dalam acara ini juga diputar sejumlah video testimoni mengenai JK dan teatrikal musikal yang menggambarkan kehidupan pria kelahiran Watampone, Sulawesi Selatan, itu.

Acara itu dihadiri ribuan ­orang. Hadir pula Founder and Chairman CT Corp, Chairul Tanjung dan istri. (Dro/Che/P-1)

BERITA TERKAIT