14 October 2019, 08:29 WIB

Polisi Buru Pelaku Penusukan Maut di Wouma


Antara | Nusantara

Antara
 Antara
Pasar Wouma, Jayawiijaya hingga kini belum diperbaiki pasca kerusuhan di Kota Wamena. 

POLISI memburu para pelaku penusukan terhadap seorang pekerja bangunan hingga tewas di Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Kapolres Jayawijaya Ajun Komisaris Besar Polisi Tonny Ananda Swadaya mengatakan para personelnya telah mengintensifkan keamanan di wilayahnya setelah kerusuhan di Wamena pada 23 September lalu yang merenggut 33 nyawa.

"Tetapi kami gagal mengantisipasi kejadian ini. Tentu saja kami akan memburu pelaku," tegas Swadaya, Minggu (13/10).

Ia menambahkan selama kerusuhan berdarah di Wamena, puluhan orang tewas di Wouma. Hingga kini pedagang di Pasar Wouma belum berjualan. Dan kini muncul lagi kasus penikaman hingga menewaskan pekerja bangunan.

"Kami belum tahu apa motif penikaman ini. Kami terus mengintensifkan patroli di lingkungan mereka," tambahnya.

Untuk mencegah kerusuhan berulang, polisi telah memanggil warga untuk menghindari provokasi.

"Ini adalah tindakan kriminal, dan polisi akan menyelidiki kasus ini secara menyeluruh," kata Swadaya.

Sebelumnya, Wakapolres Jayawijaya Ajun Komisaris Leonard Yoga mengatakan, situasi di Wamena telah kembali normal setelah insiden penusukan.

Menurut Yoga, kejadian penusukan saat enam pekerja konstruksi melintas di Jembatan Wouma, Wamena, Jayawijaya pukul 3.20 WIT pada Sabtu (12/10). Mereka mengendarai sepeda motor. Saat di perjalanan datang dua pengendara sepeda motor yang langsug menikam salah satu pekerja yang diidentifikasi bernama Deri Daru Padang, 30.

baca juga: Kasus Wamena Diharapkan Tuntas secara Persuasif dan Persaudaraan

Padang jatuh dari sepeda motor tetapi dia tetap bertahan dengan lukanya menuju ke kantor polisi terdekat di Pasar Wouma untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. Korban kemudian dilarikan ke RS Wamena namun akhirnya meninggal dunia karena luka serius di perutnya. (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT