14 October 2019, 07:31 WIB

Kais Saied Profesor Pensiunan Terpilih Jadi Presiden Tunisia


Antara | Internasional

AFP
 AFP
Kais Saied seorang akademisi di bidang hukum yang sudah pensiun memenangi Pilpres Tunisia digelar Minggu (13/10). 


KAIS Saied, profesor di bidang hukum yang sudah pensiun memenangi pemilihan presiden Tunisia yang digelar Minggu (13/10). Ia berhasil mengalahkan raja media massa Tunisia yang memiliki pengaruh besar, Nabil Karoui. Demikian laporan televisi Tunisia.

Pemilihan presiden ini dilakukan tepat delapan tahun setelah revolusi yang membentuk negara demokrasi baru. Presiden terpilih ini diharapkan bisa mengatasi pengangguran di Tunisia yang mencapai 15%, inflasi 6,8% dan mengendalikan utang negara yang besar.

Kais Saied juga harus bisa meredam kemarahan publik atas penurunan kualitas layanan masyarakat dan tekanan dari pemberi pinjaman luar negeri untuk memangkas defisit.

Saied, profesor hukum, yang meraih sebagian besar suara dalam pemungutan babak pertama bulan lalu memiliki pandangan sosial konservatif. Dengan gaya bicara sangat formal, Saied memperoleh suara kaum muda meskipun hampir tidak menghabiskan apa pun selama berkampanye.    

Najwa Salmi, mahasiswi berasal dari Kota Sousse yang mewakili anak muda mengatakan rakyat saat ini menginginkan seorang presiden yang menghormati kekuasaan.

"Kami tidak memerlukan seorang yang membawa serta keluarganya," kata Najwa Salmi.

baca juga: Dampak Topan Hagibis 23 Orang Meninggal

Para pendukungnya melihat dia sebagai pria yang rendah hati dan prinsipnya  menentang korupsi dan kronisme memperoleh dukungan dari kaum kiri. Sementara pandangan sosialnya membantu dia mendapatkan suara dari kelompok Islam. (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT