13 October 2019, 23:25 WIB

Kasus Wamena Diharapkan Tuntas secara Persuasif dan Persaudaraan


Syarief Oebaidillah | Nusantara

Ist
 Ist
 Suaib Didu terpilih sebagai Ketua Umum Gerakan Bela Negara melalui Musyawarah Nasional (Munas)

TRAGEDI kemanusiaan yang terjadi di Wamena, Papua, belum lama ini telah menorehkan luka mendalam bagi hubungan persaudaraan sesama anak bangsa. Karena itu, penyelesaiannya mesti diselesaikan secara persaudaraan pula.

"Penting dilakukan pendekatan persuasif atas dasar semangat persaudaraan. Mereka, warga Wamena, Papua, adalah saudara saudara kita. Karena itu, pertikaian antarsaudara harus diselesaikan secara persaudaraan juga," kata Ketua Umum DPP Gerakan Bela Negara, Suaib Didu, melalui keterangan tertulis yang diterima Minggu (13/10).

Pada Sabtu (12/10) kemarin di Jakarta, Suaib Didu terpilih sebagai Ketua Umum Gerakan Bela Negara melalui Musyawarah Nasional (Munas).

Suaib menilai, kasus Wamena belum ada terindikasi masuknya pihak luar. Namun, ia mengaku heran mengapa orang Papua bisa bertindak seperti itu. Namun, dia mengaku bersyukur mendapat kabar belakangan ini situasi dan kondisi Wamena berangsur pulih dan kondusif.


Baca juga: Denny Indrayana Pastikan Maju Pilgub Kalsel 2020


Dia berharap pembangunan Wamena dapat berjalan lancar dan berhasil kembali membangun kemanusiaan dan persaudaraan para anak bangsa dan suku bangsa di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, ia menegaskan DPP Gerakan Bela Negara siap menjadi garda terdepan bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kami menyiapkan 1 juta kader untuk mengawal NKRI yg tersebar di setiap provinsi," ujar Suaib.

Ia juga mengecam tindak kekerasan berupa penusukan terhadap Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. Dia berharap kassus tersebut cepat diatasi secara cepat, tepat, dan akurat. (RO/OL-1)

 

BERITA TERKAIT