13 October 2019, 20:00 WIB

Denny Indrayana Pastikan Maju Pilgub Kalsel 2020


Denny Susanto | Nusantara

MI/Denny S
 MI/Denny S
Mantan Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, saat memberi keterangan untuk maju Pilkada Gubernur Kalsel 2020.

MANTAN Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manudia era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Denny Indrayana, memastikan diri maju dalam bursa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur Kalimantan Selatan 2020 mendatang.

Mengusung politik bersih, jika terpilih Denny akan fokus pada permasalahan penegakan hukum dan pemberantasan praktik korupsi.

Kepastian maju dalam Pilkada Gubernur Kalsel ini disampaikan Denny, Minggu (13/10), dalam keterangan pers di Banjarbaru yang dilanjutkan dengan pengambilan formulir calon gubernur dari DPW Partai Demokrat Kalsel.

"Saya memohon izin dari seluruh masyarakat dan para tokoh untuk maju dalam pilkada sebagai Gubernur. Ini merupakan amanah dan niat saya untuk mengabdikan diri pada banua (daerah) kampung halaman saya Kalsel," tegasnya.

Sebelumnya, Denny telah mengambil formulir pencalonan sebagai gubernur dari Partai NasDem Kalsel. Denny memaparkan mengapa dirinya memutuskan maju dalam pilkada sebagai gubernur dan menjadi satu-satunya penantang serius petahana Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat ini.

Menurut dia, Kalsel dikaruniai kekayaan alam yang berlimpah sudah seharusnya berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan  masyarakat. Tinggal kata kuncinya bagaimana pemimpin harus amanah, antikorupsi, serta bekerja serius dengan cerdas, ikhlas, tuntung.

"Harus ada karya nyata yang kita kerjakan bersama untuk Banua," ujarnya.


Baca juga: Puluhan Tahun Warga Mapitara di Sikka Tersandera Jalan Rusak


Lebih jauh Denny mengatakan, hendaknya dalam pilkada nantinya setiap kontestan dapat mengusung politik bersih dan menghindari politik uang.

"Yang penting, saya berharap persaingan pemilihan gubernur nantinya bersih dan tidak curang, tanpa politik uang (money politics). Jadi kalaupun Allah menakdirkan menang, insya Allah tanpa kecurangan. Apalagi, kalaupun ditakdirkan kalah jangan sampai karena salah," imbuhnya.

Mantan Wakil Ketua Satgas Mafia Hukum ini juga menambahkan, ada beberapa permasalahan yang menjadi catatan dan perhatiannya di Kalsel, antara lain masih perlunya pembenahan atau peningkatan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Diakuinya, meski menantang petahana dalam Pilgub Kalsel cukup berat, dirinya yakin dapat memenangkan pilkada asalkan tidak ada kecurangan.

Selain intens berkomunikasi dengan parpol, Denny bersama timnya juga mempersiapkan maju melalui jalur independen dengan mengumpulkan KTP bukti dukungan masyarakat.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor beberapa waktu lalu mengaku gembira munculnya figur-figur baru dalam pilkada 2020 mendatang.

"Jika banyak calon maka pilkada akan semakin ramai. Sebagai petahana saya siap maju bertarung untuk periode kedua," ujarnya. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT