11 October 2019, 22:00 WIB

Malini Agro Park Raih Imaculata Award


mediaindonesia.com | Humaniora

Dok. Imaculata
 Dok. Imaculata
Imaculata Umiyati di Malini Agro Park

PENGELOLA Malini Agro Park di Kabupaten Badung, Bali, I Wayan Tana sukses meraih penghargaan Imaculata Autis Boarding School Award atau Imaculata Award 2019.

Penghargaan itu merupakan apresiasi yang diberikan kepada Imaculata yang didirikan oleh Imaculata Uniyati kepada tokoh inspirasi, figur publk, dan masyarakat yang punya prestasi dalam mendukung pendidikan anak autis.

Penghargaan itu diberikan langsung Imaculata yang dikenal dengan Bunda Ima kepada I Wayan Tana, pengelola Malini Agro Park di Desa Pecatu, Badung, Bali.

Imaculata yang datang bersama Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, menyebut I Wayan Tana sebagai sosok idealis  mencintai pertanian dan lingkungan hidup yang mampu memberi inspirasi kepad anak-anak.

"Paling tidak anak yang mengikuti program Malini Agro Park untuk beberapa jam, terhindar dari kebiasaan menggunakan gawai atau gadged  yang pada saat ini telah menjadi candu dikalangan anak balita," ujar Bunda Ima.

Baca juga : Penulis Eka Kurniawan Tolak Anugerah Kebudayaan 2019

I Wayan Tana yang menerima penghargana tersebut mempersembahkan Imaculata Award kepada ibu pertiwii.

Di Malini Agro Park, I Wayan Tana mengajari anak-anak mengenal lingkungan dan tata cara bercocok tanam.

Arist Merdeka Sirait mengatakan, yang dilakukan I Wayan Tana lewat Malini Agro Park adalah cara mengaflikasikan satu dari 10 Hak Anak yang diatur dalam ketentuan Konvensi PBB tentang Hak Anak dan UU Perlindingan Anak.

"Dimana anak-anak melalui program Malini Agro Park dikenalkan  tata cara dan kelola pertanian mulai dari belajar menyisapkan persemasian,  pembibibitan serta tatacara bercocok tanam," kata Arist.

Arist menambahkan, Malini Agro Park  juga memberikan kesempatan kepada anak-anak  mencintai lingkungan hidup dan budayanya.

"Karena dengan mencintai lingkungan  hidup maka disitulah anak dapat betumbuh dan berkembang dengan wajar dan baik. Dengan mencintai pertanian dan prosesnya serta produksinya disitulah anak-anak kita mempunyai wawasan yang luas  menyangkut pertanian," ujarnya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT