12 October 2019, 06:20 WIB

Oppo Reno 2 Series: Menjawab Permasalahan Video Ponsel


(Bry/M-2) | Weekend

MI BRIYAN
 MI BRIYAN
Oppo Reno 2 Series

Pekan ini, OPPO merilis dua model terbaru di jajaran OPPO Reno 2 Series, yaitu Reno 2 dan Reno 2F. Produk-produk anyar itu diklaim mumpuni untuk kebutuhan fotografi dan videografi.

Selain quad-camera, Reno 2 dilengkapi dengan 5x hybrid zoom yang semakin mendekatkan pengguna dengan subjek fotonya, juga ultra dark mode untuk memotret dalam kondisi nyaris tak ada cahaya.

Dengan lensa utama 48 mp yang dilengkapi dengan optical image stabilization, aperture F1.7, dan sensor 1/2 inci bersama dengan teknologi quad bayer membuat Reno 2 digadang menawarkan performa terbaik dalam cahaya rendah.

"Memotret dan merekam gambar di malam hari tak menjadi masalah berkat NPU yang kuat dan algoritma OPPO yang telah disesuaikan. Sekalipun tingkat cahaya di bawah 1 lux, teknologi kamera Reno 2 mampu meningkatkan kualitas foto dengan menggunakan AI noise reduction yang dioptimalkan," jelas Aryo Meidianto, Public Relations Manager OPPO Indonesia, Selasa (8/10).

Kini, objek dalam kondisi low light tampak lebih jelas dengan optimasi built-in NPU. Saat Media Indonesia mencoba merekam di ruangan yang sangat gelap, hasilnya pun tetap jernih tanpa noise di gambar.

Reno 2 juga dilengkapi dengan pivot rising camera berbentuk sirip hiu untuk pengambilan gambar dengan cahaya latar belakang yang sangat kuat dan juga AI beauty mode. Sementara itu, Reno 2 F menampilkan kamera depan pop-up 16 mp dengan fitur atmosphere light.

Untuk pengambilan video, Reno 2 Series mengunggulkan fitur ultra steady video yang menghasilkan stabilitas dalam beragam situasi, termasuk saat berlari, bersepeda, meluncur dengan skateboard, dan aktivitas lain. Stabilitas tersebut, menurut Aryo, dicapai melalui IMU sensor yang dikombinasikan dengan electronic image stabilization (EIS) dan optical image stabilization (OIS). Semua fitur tersebut membantu menghilangkan keburaman dan menambah akurasi foto. Tak hanya itu, rekaman video pada Reno 2 juga memiliki frame rate 60 fps yang sanggup meningkatkan stabilitas gambar, kehalusan, dan kualitas gambar.

"Ada tiga permasalahan utama ketika merekam video dengan smarthphone, yakni kesulitan mendapat video yang jernih, guncangan ketika mengambil gambar, hingga sulitnya penyuntingan," ujar Aryo.

Selain itu, OPPO juga berupaya untuk memberikan pengalaman yang lebih imersif melalui teknologi layar berkualitas tinggi Reno 2 Series, Dolby Atmos dan Hi-Res Audio, yang memungkinkan pengguna menghilangkan noise suara, seperti tiupan angin ketika merekam video.

Reno 2 Series ditenagai ColorOS 6.1 berbasis Android Pie 9.0 versi terbaru. Adapun tampilan depan Reno 2 berupa layar AMOLED 6,5 inci dengan resolusi 2400x1080, rasio layar ke bodi sebesar 93,1%, terbuat dari Corning Gorilla Glass generasi ke-6. Sementara itu, Reno 2 F menampilkan layar AMOLED 6,5 inci, dengan resolusi 2340x1080, dan rasio layar ke bodi 91,1%, serta dilindungi Corning Gorilla Glass Generasi ke-5.

OPPO Reno 2 Series juga dilengkapi dengan teknologi VOOC flash charge 3.0 yang mempersingkat 10% waktu pengisian terakhir baterai sekaligus memperpanjang daya tahan baterai 4.000 mAh.

OPPO Reno 2 kapasitas 8GB RAM dan 256GB ROM bisa dipesan (pre-order) hingga 30 Oktober 2019, dengan harga Rp7,99 juta, dan OPPO Reno 2 F kapasitas 8GB RAM dan 128GB ROM dapat dipesan hingga 17 Oktober 2019 dengan harga Rp5,399 juta. (Bry/M-2)

BERITA TERKAIT