12 October 2019, 06:10 WIB

Samsung Galaxy A50s untuk Gaming Lebih Asyik


(Try/M-2) | Weekend

DOK SAMSUNG
 DOK SAMSUNG
Samsung Galaxy A50s

HANYA selang enam bulan sejak keluarnya ponsel kelas menengah Galaxy A50 pada Maret 2019, Samsung Electronics Indonesia meluncurkan versi improvement-nya, yaitu Galaxy A50s pada September silam. Perbaikan terutama difokuskan pada kecepatan sistem perangkat keras.

Dengan 'revisi' itu, A50s memberi dukungan lebih baik untuk kinerja operasi gim, kecepatan pada finger print untuk membuka layar dan fitur super steady untuk stabilitas video. Ponsel ini juga disertai fitur near-field communication (NFC) dan pre-loaded Samsung Pay untuk aktivitas transaksi pembayaran uang elektronik. Adapun generasi sebelumnya, Galaxy A50, telah dihentikan produksinya.

Produk Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Irfan Renaldi mengatakan, pada segi desain, tampak jelas perubahan dari yang sebelumnya prism design menjadi futuristic holographic effect. Kemudian dengan menyasar segmen gamers, A50s bersemat layar 6,4 inci full HD+ super amoled infinity dan beresolusi 1080x2340. Hal ini memberikan ketajaman optimal untuk menikmati konten video gim ataupun sekadar browsing dan melihat sosial media.

Ponsel dengan dua seri RAM masing-masing 4GB dan 6GB ini juga memiliki artficial intelligence (AI) game booster untuk meningkatkan performa gim ponsel. Chip set exinos 9611 yang dipakai juga perbaikan dari seri sebelumnya yang menggunakan exinos 9610. Chip set tersebut membuat ponsel lebih nyaman untuk bermain gim yang berat, seperti PUBG.

Dengan settingan ekstrem, membuat tampilan layar dan prosesing gim menjadi halus dan tidak patah-patah atau lack.

"Smart gaming AI booster ini akan selalu mempelajari perilaku pemakai ponsel dalam bermain gim, menyesuaikan frame rate, baik ditambahkan maupun dikurangi supaya proses gim tetap smooth dan menjaga suhu ponsel tetap dingin. Dia akan mendeteksi performa ponsel," jelas Irfan.

A50s yang juga menyasar generasi Z ini memiliki empat kamera. Masih sama dibekali tiga kamera belakang, hanya saja kamera utama Galaxy A50s beresolusi 48 mp dengan bukaan lensa f/2.0. Meningkat dari kamera utama Galaxy A50 yang beresolusi 25 mp dengan bukaan lensa f/1.7.

Untuk dua kamera lainnya memiliki konfigurasi yang masih sama, yakni 5 mp depth sensor dan 8 mp ultra wide dengan bidang pandang hingga 123 derajat. Adapun konfigurasi kamera depan ditingkatkan dari 25 mp menjadi 32 mp dengan bukaan lensa f/2.0.

Mendukung kegiatan live vlogging yang disukai banyak generasi Z, kamera didukung dengan fitur super steady, seperti seri Galaxy A80. Tentu dari segi kualitas super stabilnya memang tidak seperti yang tersedia pada flagship ponsel Samsung karena memang dari segi hardware sudah berbeda. Pada seri flagship, seperti Galaxy Note 10 tersedia juga optical image stabilizer, tetapi di A50s hanya menggunakan software dengan wide kamera.

Salah satu fitur unggulan lain dari A50s ialah NFC serta QR Samsung Pay yang bisa terhubung dengan aplikasi-aplikasi di Play Store dengan metode single tap. Untuk menyokong berbagai kemampuan ponsel, baterai yang digunakan berkapasitas 4.000 mAh yang mampu untuk sehari dengan pengisian fast charging memakai USB tipe C.

Galaxy A50s dibanderol Rp4,099 juta untuk versi 4/64GB dan Rp4,899 juta untuk 6/128GB. (Try/M-2)

BERITA TERKAIT