11 October 2019, 21:06 WIB

Kemendag: Trade Expo Indonesia 2019 Terapkan Pengamanan Berlapis


Andhika Prasetyo | Ekonomi

MI/Akhmad Mustain
 MI/Akhmad Mustain
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Dody Edward 

KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memastikan pergelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 akan berlangsung dengan aman.

Pengamanan berlapis akan diterapkan demi menjaga keamanan dan kenyaman para pengunjung terutama para calon investor internasional.

Upaya tersebut dilakukan menyusul insiden penusukan yang terjadi pada Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Wiranto, di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Dody Edward mengatakan, setelah insiden tersebut, pemerintah bersama penyelenggara acara semakin serius meningkatkan sistem pengamanan.

"Kami terus mencermati keadaan yang ada. Keamanan menjadi konsentrasi kami karena ini event internasional. Perhatian dunia tertuju ke sini," ujar Dody di kantornya, Jakarta, Jumat (11/10).

Kemendag juga terus berkoordinasi dengan Polri dan Kementerian Luar Negeri untuk memastikan situasi dapat terjaga selama pagelaran TEI berlangsung.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan Polri, Kemenlu dan kementrian lain untuk memastikan tamu-tamu, para buyer, bisa berkunjung dengan aman," ungkapnya.

Baca juga: Lindungi Pelaku Usaha Lokal, Kemendag Revisi Aturan Impor Tekstil

Dody mengatakan pameran dagang bertaraf global itu akan melibatkan 1.500 pelaku usaha lokal dan akan dihadiri lebih dari 30.000 calon pembeli dari 100 negara.

Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, TEI berhasil mendatangkan para buyer dari negara-negara nontradisional seperti Afrika, dan Timur Tengah.

Pada 2018, transaksi yang tercapai mencapai US$8,49 miliar atau tumbuh lima kali lipat dari target transaksi TEI 2018 yang hanya sebesar US$1,5 miliar.

Selain pameran dagang, TEI 2019 juga akan menyuguhkan berbagai kegiatan pendukung seperti Trade, Tourism, and Investment (TTI) Forum, business matching, klinik bisnis, diskusi regional misi dagang mancanegara dan lokal, kompetisi usaha perintis berorientasi ekspor dan gelar wicara.

Selain itu, akan digelar juga acara penganugerahan Primaniyarta Award dan Primaduta Award. Primaniyarta Award merupakan penghargaan kepada eksportir yang dinilai penting berprestasi di bidang ekspor dan dapat menjadi teladan bagi eksportir lain.  (X-15)
 

BERITA TERKAIT