11 October 2019, 19:25 WIB

Jenguk Wiranto, Prabowo : Penyerangan itu bukan Budaya Indonesia


Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum

Antara/Wahyu Putro A
 Antara/Wahyu Putro A
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto

KETUA Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjenguk Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di RSPAD, Jumat (11/10).

Prabowo mengaku turut prihatin atas peristiwa penyerangan yang terjadi pada mantan Panglima ABRI itu saat melakukan kunjungan kerja di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10).

Menurut Prabowo, aksi penyerangan dengan pisau itu tidak mencerminkan budaya masyarakat indonesia.

"Kita prihatin aksi-aksi semacam itu, bukan budaya kita. Kita harus hindari semua bentuk kekerasan," kata Prabowo di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (11/10)

Prabowo pun berjanji akan kembali mengunjungi Wiranto guna memastikan kondisinya bener-benar stabil dan sehat.

"Saya janji akan datang lagi, karena beliau tadi belum bangun," sebutnya.

Baca juga : Kerusuhan Wamena, Penusukan Wiranto, dan Hanum Rais soal Kehapus

Menurutnya, peristwa itu merupakan musibah dan tindakan kekerasan terhadap pejabat publik dan tokoh.

"Beliau senior saya, kewajiban kita untuk saling menghormati lah begitu," pungkasnya.

Sebelumnya Kepala BIN Budi Gunawan mengatakan pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto yang bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara merupakan anggota Jaringan JAD Bekasi.

Menurut dia, Abu Rara diketahui sering berpindah-pindah tempat tinggal.

"Bahwa dari 2 pelaku ini kita sudah bisa mengindentifikasi bahwa pelaku adalah dari kelompok JAD Bekasi. Kita tahu bahwa saudara Abu Rara ini dulu adalah dari sel JAD Kediri kemudian pindah," kata Budi di RSPAD Gatot Soebroto, Kamis (10/10).

Budi menambahkan, pihaknya telah mendeteksi keberadaan Abu Rara saat berada di Bogor. Namun, dia bercerai dan pindah ke kawasan Menes Pandeglang.

"Sudah kita deteksi pindah ke bogor, kemudian karena cerai dengan istri pertama pindah ke Menes san difasilitasi oleh salah satu Abu Syamsudin, JAD," sebutnya.

Saat ini, Wiranto masih dirawat intensif dan menjalani operasi di bagian perutnya akibat luka tusukan tersebut.

Wiranto diserang sekitar pukul 11.50 WIB di Menes, Pandeglang, Banten. Pria  bernama Abu Rara itu kemudian diamankan bersama seorang perempuan yang diketahui sebagai istrinya bernama Fitria Andriana. (OL-7)

BERITA TERKAIT