11 October 2019, 19:02 WIB

Polisi Sebut Tersangka Penganiayaan Ninoy Bertambah 14 Orang


Ferdian Ananda Majni | Megapolitan

MI/SUSANTO
 MI/SUSANTO
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono

PENYIDIK Ditreskrimum Polda Metro Jaya menyebut terdapat satu orang tersangka tambahan terkait kasus penganiayaan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Hingga kini, total menjadi 14 tersangka.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan pihaknya telah menambah 14 orang tersangka kasus penganiayaan Ninoy Karundeng.

"Kami sudah menetapkan 14 tersangka, dan 13 sudah kami tahan," kata Argo dimintai keterangannya, Jumat (11/10).

Meskipun demikian, Argo tak merincikan sosok yang ditetapkan sebagai tersangka. Bahkan, perannya pun tak dibeberkan secara jelas.

"Saya cek dulu (identitas tersangka yang baru)," sebutnya.

Baca juga: Sekretaris PA 212 Minta Penangguhan Penahanan karena Sakit

Terkait pemeriksaan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman, Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin, dan pengurus Dewan Kehormatan Masjid (DKM) Masjid Al-Falaah Iskandar, Argo mejelaskan penyidik intinya meminta keterangan apakah mereka mengetahui peristiwa penganiayaan terhadap Ninoy.

"Kita sudah memeriksa beberapa saksi kemarin, ada tiga orang yang sudah kita lakukan pemeriksaan, dan tentunya hasil pemeriksaan itu intinya bahwa apakah yang bersangkutan atau saksi ini mengetahui kegiatan tersebut. Sampai sekarang yang bersangkutan (para saksi) tetap statusnya sebagai saksi," pungkasnya

Sebelumnya, 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penganiayaan terhadap pegiat media sosial, Ninoy Karundeng. Tiga dari belasan orang tersangka itu adalah seorang perempuan dan hanya 13 orang yang ditahan.

Ketiga perempuan itu dijerat dengan pasal UU ITE karena terbukti merekam dan menyebarkan video saat Ninoy saat diinterogasi orang tak dikenal.

Kemudian untuk tersangka AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, Fery alias F, dan Sekretaris Persaudaraan Alumni (PA) 212 Bernard Abdul Jabbar dijerat dengan Pasal 170 KUHP, Pasal 335 KUHP dan Undang-undang ITE. (OL-4)

BERITA TERKAIT