11 October 2019, 17:55 WIB

Pesona Kalimantan Akan Jadi Fokus Pekan Mode 2020


Suryani Wandari | Weekend

Antara
 Antara
(ilustrasi) Peragaan mode dengan unsur budaya Kalimantan.

TAHUN depan, budaya Kalimantan akan memberi pengaruh besar pada mode Tanah Air. Ini bukan rekaan semata melainkan akan terwujud di Indonesia Fashion Week (IFW) 2020.

Pada kali kedua penyelenggaraannya, IFW mengambil tema "Tales of the Equator" – Treasure of the Magnificent Borneo.

"Pulau Borneo yang begitu luas membuat banyak daerah  belum terjangkau pada penyelenggaraan IFW yang lalu. Kami kembali menjadikan Kalimantan sebagai sumber inspirasi untuk IFW 2020 dimana beragam karya fashion akan ditampilkan baik ready to wear, kontemporer dan modest wear aka ditampilkan," kata Presiden IFW sekaligus Ketua Umum Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Poppy Dharsono dalam acara peluncuran awalIFW 2020 di The Sofia Gunawarman, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

IFW 2020 yang kembali diselenggarakan APPMI dijadwalkan berlangsung April. Untuk mengenalkan busana yang akan hadir ditahun depan, beberapa desainer mulai memamerkan hasi karyanya dalam trunk show yang menjadi rangkaian acara hari itu.

Salah satunya adalah busana bertampilan unik berwarna kuning dengan motif tiang kebuk oleh Julie Kaimuddin. Motif pada busananya diambil dari bahasa Dayak berarti Desa.

Motif itu mengingatkan akan rumah nenek moyang suku Dayak yang dibuat dengan cara dikebuk atau dilubangi secara manual tanpa alat. Kemudian ada pula karya Misan Kopaka dengan tajuk New Dayak yang hadir untuk perempuan dan pakaian pria. Dari beberapa koleksi itu tampaklah gaya mode yang sangat menarik dengan unsur budaya Kalimantan. (M-1)

BERITA TERKAIT