11 October 2019, 08:50 WIB

Tidak Ada Pantai di Bali Jadi Milik Pribadi


Arnoldus Dhae | Nusantara

Antara
 Antara
Ilustrasi

KEPALA Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Teja menyayangkan adanya iklan penjualan pantai pribadi di wilayah Tanah Lot Kabupaten Tabanan Bali. Saat dikonfirmasi di Denpasar, Jumat pagi (11/10), Made Teja meminta agar iklan penjualan tersebut bisa ditinjau ulang dan jangan memasuki penjualan pantai pribadi.

"Sudah ada aturan mainnya. Pantai itu milik publik. Semua orang juga tahu itu. Sederhananya seperti ini. Setiap daratan yang digenani air laut, sungai, danau, itu adalah akses publik. Jadi tidak ada milik pribadi," ujarnya.

Menurut Teja, kuat dugaan bahwa iklan itu hanya trik pengembang agar properti yang diiklankan laku. Namun hal ini merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan klien akan merasa dibohongi. Sebab, tidak ada pantai di republik ini yang dimiliki oleh pribadi atau kelompok tertentu, kecuali akan dimanfaatkan untuk kepentingan publik.

Pihaknya berjanji akan menelusuri iklan penjualan pantai melalui website tersebut.

"Kita akan cek, akan koordinasikan kebenarannya," ujarnya.

Iklan tersebut saat ini sudah menimbulkan kontroversi di masyarakat terutama di Bali. Banyak publik mempertanyakan iklan penjualan online tersebut karena ada klaim pantai milik pribadi yang juga ikut dijual bersama dengan properti lainnya.

Kasus ini mengemuka saat sebuah iklan penjualan properti menyertakan pantai pribadi. Iklan yang ditayangkan oleh Lamudi.co.id tersebut menyebutkan bahwa Nivata & Sadana at Ciputra Beach Resort yang berlokasi di sekitar Tanah Lot, Kabupaten Tabanan Bali menjual sejumlah properti seperti villa mewah senilai mulai dari Rp 1,5 miliar, dengan DP hanya 20% dan cicilan sebanyak 24 kali.

baca juga: Lombok Akan Dibanjiri Wisatawan Sambut MotoGP 2021

Beberapa item dalam iklan penjualan tersebut menyebutkan pertama adalah adanya pantai pribadi sepanjang 1 kilometer dengan view sawah aktif, gunung dan sungai. Kedua, terintegrasi dengan resort bintang 5. Ketiga, fasilitas lengkap. Keempat, berasal dari developer terpercaya oleh Ciputra Group. Iklan tersebut juga dilengkapi dengan nomor WA 08119224500 (CS). Iklan penjualan dengan menyertakan pantai pribadi ini telah menjadi polemik berkepanjangan di Bali. (OL-3)

BERITA TERKAIT