11 October 2019, 08:26 WIB

Gempa Kembali Guncang Ambon, 1 Orang Tewas


Rifaldi Putra Irianto | Nusantara

ANTARA/izaac mulyawan
 ANTARA/izaac mulyawan
Sebagian gedung Musik Ambon dan Gedung UPT Metrologi Legal Ambon tampak rusak di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Ambon, Maluku

PASCAGEMPA berkekuatan Mangnitudo 5,2  yang mengguncang Kota Ambon, Kamis (10/9), Badan Nasional Penanggulangan Becana (BNPB) melaporkan beberapa kerusakan akibat gempa tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo menyampaikan kerusakan terjadi di beberapa titik akibat gempa di kota Ambon.

"Pusat Pengendali Operasi BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Provinsi Maluku melaporkan beberapa kerusakan akibat gempat tersebut. Kerusakan rumah menjadi rusak berat setelah sebelumnya diguncang gempa pada 26 September 2019 lalu. Sebuah sekolah teridentifikasi rusak berat di wilayah Perumnas, Kota Ambon. Di samping itu kerusakan juga terdapat di gedung musik Passo, Kecamatan Teluk Ambon, gedung IGD RKSD Nania dan sebuah pertokoan, " kata Agus dalam pesan singkatnya, Jakarta, Jumat (11/10).

Baca juga: Gempa Susulan di Maluku Capai 1.316 Kali

Sementara itu, Agus menyebutkan akibat gempa pada Kamis (10/10) pihaknya melaporkan 1 korban meninggal dan 2 korban luka-luka.

"Untuk korban, satu orang meninggal dunia di wilayah Passo dan dua orang luka-luka. Korban meninggal atas nama Vincent Ananto, 15, dan korban luka-luka yaitu Vido Maitimu, 21, dan Kristian, 36," sebutnya.

Agus pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang tidak benar.

"BNPB mengimbau masyarakat tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak benar, sedangkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) juga mengimbau agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," pungkasnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT