10 October 2019, 19:20 WIB

Rumah Pelaku Penusukan Wiranto di Brebes Digeledah Polisi


Supardji Rasban | Nusantara

 ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
  ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
 Sejumlah warga memperhatikan rumah Fitria Diana pelaku penusukan Menko Polhukam Wiranto yang dipasang garis polisi di Brebes, Jawa Tengah 

RUMAH orangtua Fitria Diana, 21, perempuan pelaku penusukan terhadap Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, didatangi petugas dari Polres Brebes.

Hingga Kamis (10/10) petang, polisi masih berjaga-jaga di rumah tersebut. Termasuk warga yang penasaran ingin melihat kondisi rumah di RT 07/RW 02 itu. Sementara pihak keluarga yakni ayah Fitri, Carto, dan ibunya, Carti, dalam pengamanan petugas kepolisian.

Petugas kepolisian terlihat keluar masuk dari rumah itu untuk memastikan penghuni rumah tersebut. Bahkan, petugas sempat menghalau warga termasuk jurnalis untuk menjauho rumah yang sekelilingnya dipasang garis polisi.

Saat petugas yang akhirnya meninggalkan rumah orangtua Fitriana Diana pada saat azan magrib, sebagian warga enggan beranjak di lokasi. Belum ada keterangan dari pihak polisi hingga aparat keamanan tersebut meninggalkan rumah orangtua wanita yang selalu bercadar itu.

Kepala Desa (Kades) Sitanggal, Untung Andi Purwanto, mengaku tidak banyak mengetahui apa yang dikerjakan Fotri karena dia selama ini tinggal di Jakarta.


Baca juga: Penikam Wiranto Pernah Dipenjara karena Kawin Lari


"Kami tidak banyak tahu tentang dia. Karena memang sudah lama tidak di desa ini," tutur Untung.

Menurut Untung, Fitriana jarang pulang ke kampung halamannya kecuali pada waktu-waktu tertentu.

"Kata tetangganya sih Lebaran kemarin Fitriua pulang ke kampung," ucap Untung.

Seperti diberitakan, Kamis (10/10) sekitar pukul 11.55 WIB di pintu gerbang lapangan Alun Menes, Desa Purwareja, Kabupaten Pandegelang, Banten, terjadi penusukan terhadap Wiranto.

Fitri Diana, warga Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ditetapkan tersangka selain Syahril Alamsyah, warga Desa Tanjung Mulkia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara. (OL-1)

 

 

BERITA TERKAIT