10 October 2019, 19:09 WIB

Pelaku Usaha Minta Insentif dan Relaksasi Terus Diberikan


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

MI
 MI
Ketua Kadin Rosan Perkasa Roeslani

DUNIA usaha yang bersifat dinamis ditambah dengan kondisi pelambatan ekonomi global memberikan dampak kepada para pelaku usaha. Untuk itu, pemerintah diharapkan terus memberikan relaksasi dan insentif kepada pelaku dunia usaha.

Demikian dikatakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslan saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (10/10).

"Tentunya pada saat perekonomian sedang naik lagi kita tentunya paham bila itu diperketat lagi," ujar Rosan.

Rosan menilai, meski peraturan terkait dengan perpajakan kerap diperbaiki oleh pemerintah, namun pertumbuhan ekonomi yang stagnan menjadi keengganan investor untuk berinvestasi di Indonesia.

Baca juga : Ini Penyebab Merosotnya Peringkat Daya Saing Indonesia

"Kita harus realistis juga, karena memang pertumbuhan ekonomi kita sekitar 5%, demand juga sedang flat, untuk perusahaan untuk ekspansi mereka menjaga juga kalo ekpansi dalam kondisi demand sedang flat kan agak susah juga," terangnya.

Lebih jauh, Rosan mengatakan, aturan dan kebijakan yang mempermudah pengusaha atau investor kerap berbeda ketika ditemui dalam pelaksanaannya. Hal itu lagi-lagi menurutnya dikarenakan adanya multitafsir pada aturan yang berkaitan.

"Banyaknya multitafsir antara pihak usaha dan pemerintah dilevel pelaksaanya itu berbeda. Nah ini yang kita berikan masukan ke pemerintah bahwa dalam pelaksanaanya banyak multitafsir yang harus kita selaraskan lagi. Jadi hal seperti itu yang harus kita sempurnakan kembali," tuturnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT