10 October 2019, 17:01 WIB

Gerindra Diberi Jatah AKD, Oposisi di DPR Kian Luntur


Nur Aivanni | Politik dan Hukum

MI? Rommy Pujianto
 MI? Rommy Pujianto
Lucius Karus

PENELITI Formappi Lucius Karus menilai bahwa pemberian jatah kursi pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) di DPR kepada Fraksi Gerindra bakal menghilangkan mekanisme checks and balances guna mengawasi kinerja pemerintah.

"Hilang checks and balances itu. Mestinya DPR keluar sebagai satu kelompok yang memberikan kontrol terhadap kerja pemerintah," kata Lucius di Jakarta, Kamis (10/10).

 

Baca juga: PBNU: Penusukan Menkopolhukam, Serangan Terhadap Negara

 

Ia menilai jika kursi pimpinan AKD diberikan kepada oposisi, itu berarti mereka juga harus siap mengawal pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. "Pasti komitmen memberikan kursi itu dengan janji dia harus mendukung kebijakan Jokowi. Tidak ada lagi oposisi di DPR. Suara di DPR menjadi seragam nantinya," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad meyakini fraksinya akan mendapatkan dua kursi pimpinan AKD termasuk kursi di komisi-komisi. (OL-8)

BERITA TERKAIT