10 October 2019, 11:05 WIB

Arteria Dahlan Mengaku Marah Karena Emil Salim Rendahkan DPR


Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum

Screenshot acara Mata Najwa
 Screenshot acara Mata Najwa
Arteria Dahlan saat berdebat dengan Emil Salim di acara Mata Najwa

POLITIKUS PDIP Arteria Dahlan mendadak viral di media sosial pada Kamis (10/10) pagi karena dianggap berperilaku tidak sopan terhadap tokoh senior Emil Salim saat berdebat dalam talkshow Mata Najwa di sebuah stasiun televisi swasta, Rabu (9/10) malam.

Dalam video tayangan yang beredar, Arteria kerap menyela pembicaraan Emil Salim saat menjelaskan pendapatnya soal perlunya Presiden Jokowi mengelurkan Perppu KPK.

Bahkan Arteria sempat berdiri dan menunjuk ke arah Emil Salim serta menyebut apa yang disampaikan Emil adalah sesat.

Menurut Arteria, sikap dia tersebut karena tidak terima Emil Salim merendahkan martabat Institusi DPR.

"Apa yang beliau sampaikan tadi malam adalah penghinaan terhadap martabat DPR, institusi. Saya tidak terima, padahal dia adalah produk politik di DPR juga, pernah menteri lalu sekarang tiba-tiba sekarang menjadi seperti malaikat. Kalau tokoh senior tidak boleh seperti itu juga, harus beri contoh pada yang muda-muda, jangan menghina seperti itu," ucap Arteria.

Baca juga: Profil Arteria Dahlan di Wikipedia Diubah Warganet

Arteria mengaku marah saat Emil menuding seolah-olah anggota DPR dipilih karena proses korupsi.

"Jadi gini bung, ada persoalan credibility gap. Bung bilang saya dipilih. Yang jadi persoalan adalah apakah cara memilih itu bebas korupsi atau tidak?"

Pernyataan Emil ini sontak memancing reaksi Arteria yang sambil berdiri dan menunjuk Emil Salim.

"Eh kalau ditanya saya dipilih bebas korupsi atau tidak. Saya yakin. Anda jadi menteri juga karena proses polktik di DPR, Pak. Jangan salah. Beri contoh Pak bernegara dengan baik, beretika dengan baik."

Namun Emil membantah, bahwa proses pemilihan amggota DPR belum tentu kredibel.

"Jadi bung bangga, saya dipilih. Tapi apakah betul?"

Jawab Arteria, "iya betul."

Emil menyela lagi, "Berapa ongkos yang dikeluarkan. Dan uang tersebut dari mana? Faktanya juga banyak politisi yang ditangkap KPK." (OL-2)

BERITA TERKAIT