10 October 2019, 13:00 WIB

PU-Pera Gandeng TNI AD Rehabilitasi Bangunan di Wamena


Andhika Prasetyo | Nusantara

Dok Kementerian PU-Pera
 Dok Kementerian PU-Pera
Kondisi bangunan yang hancur akibat kerusuhan di Wamena

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) bersama TNI AD akan merehabilitasi berbagai bangunan yang rusak di Wamena, Papua, karena aksi massa pada Agustus silam.

Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono mengatakan kolaborasi antara pihaknya dan TNI AD dilakukan agar proses pembangunan kembali dapat berjalan cepat dengan kualitas yang baik pula.

"Saya sudah tugaskan direktur-direktur terkait untuk melakukan kunjungan lapangan bersama TNI sehingga bisa memetakan hal-hal apa saja yang perlu segera dilakukan," ujar Basuki melalui keterangan resmi, Kamis (10/10).

Dari hasil identifikasi di lapangan, Kementerian PU-Pera mencatat ada sepuluh kantor pemerintahan yang rusak berat dan delapan bangunan mengalami rusak ringan.

Baca juga: Satu Keluarga Dari Wamena Tiba di Aceh Timur

Adapun, sepuluh kantor pemerintahan yang rusak berat meliputi kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Jayawijaya, kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Gedung Bappeda, kantor Inspektorat, Gedung Dinas Informasi dan Komunikasi, Kantor Satpol PP, Kantor Badan Lingkungan Hidup, Kantor PLN, KUA, dan Kantor Dinas Perhubungan.

Diperkirakan, kerugian yang ditimbulkan dari kerusakan itu mencapai Rp25,6 miliar.

Selain kantor pemerintahan, kerusakan juga terjadi pada 26 sarana pendidikan, 450 ruko, dan 165 unit rumah warga. (OL-2)

BERITA TERKAIT