10 October 2019, 10:45 WIB

Phoenix Mengaku Siap Kembali Jadi Joker


Azhar Bagas Ramadhan | Hiburan

AFP/JEAN-BAPTISTE LACROIX
 AFP/JEAN-BAPTISTE LACROIX
Joaquin Phoenix

DALAM sebuah wawancara baru, Joaquin Phoenix menyatakan ia tertarik untuk mengulang peran titulernya di Joker.

"Aku tidak akan menganggap ini sebagai peran mimpiku. Tapi sekarang, jujur, aku tidak bisa berhenti memikirkannya," kata Phoenix, seperti dilansir NME.

Saat berbicara di Amerika Serikat (AS) dengan Peter Travers, Phoenix ditanya apakah dirinya menganggap Joker sebagai peran impiannya dan aktor itu mengemukakan kemungkinan untuk kembali ke peran Arthur Fleck.

"Aku tidak akan menganggap ini sebagai peran mimpiku. Tapi sekarang, jujur, aku tidak bisa berhenti memikirkannya. Aku banyak berbicara dengan Todd tentang apa lagi yang bisa kami lakukan, secara umum, hanya bekerja bersama, tetapi juga secara khusus, jika ada hal lain yang bisa kami lakukan dengan Joker yang mungkin menarik," kata pemenang Academy Award itu.

Baca juga: Joaquin Phoenix Diet Ekstrem Demi Joker

Menurutnya, memerankan Joker adalah hal yang tiba-tiba menjadi peran impiannya. Karena sebelumnya Phoenix tidak terpikirkan untuk memimpikan peran Joker yang sangat kontroversial saat ini.

Sang sutradara Todd Phillips telah mengindikasikan keinginannya untuk melihat angsuran Joker sekuel kedua.

Ia mengatakan "Satu hal yang akan saya katakan: Saya akan melakukan apa saja dengan Phoenix, setiap hari dalam seminggu,".

"Tidak ada yang tidak menyukainya. Jika dia mau melakukan sekuel dan jika orang-orang muncul di film ini, dan Warners mendatangi kami dan berkata, ‘Kamu tahu? Jika kalian bisa memikirkan sesuatu'. Yah, aku punya perasaan bahwa dia dan aku bisa memikirkan sesuatu yang sangat keren," ungkap Todd.

Film Joker sudah tayang di bioskop sejak 4 Oktober dan menjadi peluncuran Oktober terbesar dengan meraup keuntungan sebesar US$93,5 juta atau sekitar Rp1,3 triliun pada hari ketiga tayang.

Penjualan tiket itu dengan mudah menghancurkan rekor tahun lalu yaitu film 'Venom' Sony dengan perolehan USD80 juta atau sekitar Rp1,1 triliun. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT