10 October 2019, 08:15 WIB

Sekretaris PA 212 Minta Penangguhan Penahanan karena Sakit


Fachri Audhia Hafiez | Megapolitan

Dok MI
 Dok MI
Ilustrasi penganiayaan

TERSANGKA kasus dugaan penganiayaan Ninoy Karundeng, Bernard Abdul Jabbar, meminta penangguhan penahanan. Hal itu berkaitan dengan masalah kesehatan Bernard.

"Sudah kita masukkan sesuai prosedur kepada Kapolda hingga ke tingkat penyidik serta jaminan dari istrinya. Kemudian disertai bukti-bukti bahwa Ustaz Bernard itu sakit," kata kuasa hukum Bernard, Azis Januar, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/10).

Azis mengungkapkan Sekretaris Persaudaraan Alumni (PA) 212 itu tengah menderita diabetes dan stroke. Sehingga harus menjalani pengobatan dan perawatan. Bernard juga sempat berjalan pincang dan kesulitan bicara.

Baca juga: Terkait Penganiayaan Ninoy, Munarman Diperiksa 11 Jam

"Stroke dan diabetes dikhawatirkan terjadi hal-hal buruk," ucap Azis.

Bernard Abdul Jabbar, merupakan tersangka ke-12 kasus dugaan penculikan dan penganiayaan Ninoy. Polda Metro Jaya telah menetapkan 13 tersangka.

Tiga dari belasan orang tersangka itu dijerat menggunakan UU ITE. Mereka terbukti merekam dan menyebarkan video Ninoy saat diinterogasi orang tidak dikenal.

Sedangkan, tersangka AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, Fery alias F, dan Bernard Abdul Jabbar, dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan Pasal 335 KUHP. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT