10 October 2019, 10:00 WIB

Trump Sebut Operasi Turki di Suriah Ide Buruk


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

AFP/Delil SOULEIMAN
 AFP/Delil SOULEIMAN
Asap mengepul saat Turki melancarkan serangan terhadap posisi Kurdi di Suriah

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump, Rabu (9/10), menggambarkan serangan Turki ke Suriah utara sebagai 'ide buruk'.

Trump--yang menarik pasukan AS dari daerah Suriah utara yang ditafsirkan sebagai lampu hijau bagi Turki untuk menyerang milisi Kurdi yang sebelumnya bersekutu dengan AS--menegaskan Washington tidak mendukung serangan tersebut.

Trump, dalam sebuah pernyataan, mengatakan Turki telah berkomitmen memastikan tidak ada krisis kemanusiaan yang timbul.

Gedung Putih menyatakan akan memantau secara dekat dan menuntut tanggung jawab Ankara untuk komitmen tersebut.

Baca juga: Turki Mulai Hantam Kurdi di Suriah

Trump mendapat kecaman pedas di Washington, termasuk dari anggota senior Partai Republik, atas apa yang mereka lihat sebagai pengkhianatan terhadap milisi Kurdi yang berjuang bersama pasukan AS untuk mengalahkan kelompok teror Islamic State (IS) di Suriah.

Dia juga disalahkan atas apa yang oleh para kritikus katakan akan mendorong sisa-sisa IS.

Merespons beberapa kritik ini, Trump mengatakan dalam pernyataannya bahwa Turki telah berjanji melindungi warga sipil dan minoritas agama.

"Selain itu, Turki sekarang bertanggung jawab memastikan semua pejuang IS yang ditahan tetap di penjara dan IS tidak bangkit kembali dengan cara dan bentuk atau bentuk apa pun."

"Kami berharap Turki mematuhi semua komitmennya, dan kami terus memantau situasi dengan cermat," tandas Trump. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT