10 October 2019, 09:00 WIB

DPR AS Minta NBA Hentikan Aktivitas di Tiongkok


Basuki Eka Purnama | Olahraga

AFP/HECTOR RETAMAL
 AFP/HECTOR RETAMAL
Seorang pekerja mencopot banner promosi laga pramusim antara Brooklyn Nets dan Los Angeles Lakers dari sebuah bangunan di Shanghai, Tiongkok

SEKELOMPOK anggota DPR Amerika Serikat (AS), Rabu (9/10), mendesak NBA untuk menghentikan seluruh aktivitas mereka di Tiongkok hingga perusahaan dan televisi 'Negeri Tirai Bambu' itu menghentikan boikot mereka terhadap liga bola basket AS itu dan Houston Rockets.

Surat terbuka kepada Komisioner NBA Adam Silver itu dikirimkan oleh delapan anggota DPR AS yang secara politik beragam mulai dari Ted Cruz dari Texas dan perwakilan New York Alexandria Ocasio-Cortez.

"Anda memiliki lebih banyak kekuasaan ketimbang mayoritas target pemerintah Tiongkok. Karenanya, Anda harus dengan berani dan penun integritas menggunakannya," ungkap para anggota DPR AS itu.

"Tidak masuk akal meminta perusahaan AS untuk mengabaikan hak demokratis dasar mereka demi mendapatkan keuntungan," imbuh mereka.

Baca juga: NBA dan Nets Batalkan Acara di Shanghai

Surat terbuka itu dirilis setelah munculnya cicitan dari General Manager Rockets Daryl Morey yang mendukung demonstrasi prodemokrasi Hong Kong.

Cicitan itu menuai rekasi keras dari pemerintah Tiongkok yang langsung menghentikan sponsorship untuk NBA dan Rockets. Pemerintah Tiongkok juga menghentikan siaran langsung laga NBA serta mencabut logo NBA dan spanduk raksasa yang ada di gedung-gedung di negara itu.

Setelah pernyataan awal NBA dianggap terlalu merendah. Silver mengatakan, "Saya menyadari konsekuensi dari kebebasan berpendapatnya (Morey). Kami harus siap menerima konsekuensi-konsekuensi itu. Sebagai liga, kami tidak akan mengabaikan nilai-nilai kami." (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT