10 October 2019, 01:20 WIB

Hilmar Farid Kenang Aktivitas Masa Kecil


MI | Hiburan

ANTARA
 ANTARA
Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid

DIREKTUR Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid, 51, saat kecil kerap kali memainkan permainan tradisional bersama teman-temannya. Permainan favorit yang paling ia ingat ialah bentengan.

"Karena tangan saya panjang," ujar Hilmar seusai meresmikan kick off Pekan Kebudayaan Nasional di Lapangan Parkir Selatan, Senayan, Jakarta pada Senin (7/10).

Pria kelahiran Bonn, Jerman, 8 Maret 1968 itu mengatakan ada satu lagi permainan yang suka dimainkan saat kecil, tetapi ia lupa namanya. "Pakai batu yang dipukul kayu itu," ucapnya sambil tergelak karena tak bisa mengingat nama permainan tersebut.

Menurut Hilmar, bermain di ruangan terbuka bersama-sama selain anak-anak dapat menjalin interaksi, membuat mereka akan lebih sehat. Apalagi, jika yang lakukan adalah permainan tradisional. Untuk memainkan permainan tradisional, kekuatan tubuh dibutuhkan sebab anak-anak harus berlari dan bergerak. Contohnya, lomba bakiak dan bentengan.

"Itu penting untuk mengimbangi perlahan-lahan mengurangi ketergantungan pada gawai. Bukan berarti gawai tidak boleh, tapi harus seimbang. Secara fisik kita juga harus sehat," tukasnya. (Ind/H-3)

BERITA TERKAIT