10 October 2019, 07:30 WIB

Merayakan Hari Multi Kultural Taiwan


mediaindonesia.com | Internasional

DOK TETO
 DOK TETO
Merayakan Hari Multi Kultural Taiwan

PADA10 Oktober mendatang merupakan hari perayaan ‘Sepuluh Kembar’ di Taiwan. Hal tersebut menjadi waktu yang tepat untuk merayakan nilai-nilai luhur dari berdirinya negara yang tumbuh dengan masyarakat yang multikultural dari beragam keyakinan, etnik, serta bahasa.

Sebagai negara maritim, Taiwan merefleksikan pengaruh masyarakat dari empat penjuru dunia, serta dari penduduk aslinya. Hal tersebut direpresentasikan oleh lebih dari 20 bahasa yang diakui pemerintah dan dialek yang diucapkan oleh warga negaranya.

Perpaduan budaya ini telah berkembang beberapa tahun terakhir termasuk pendatang baru dari Asia Tenggara dan sekitarnya. Mereka datang ke Taiwan untuk memulai berkeluarga dan berkontribusi kepada perekonomian negara.

Berkat program pemerintah dan NGo lokal, para imigran memiliki akses saluran bantuan  24 jam, kelas bahasa, serta perawatan kesehatan terkemuka di dunia.

Dengan membawa tradisi sendiri, para pendatang di Taiwan pun menikmati hari libur dengan menikmati pesta tradisional seperti menyaksikan Festival Mazu internasional dan Festival Panen Pangcah. Hal tersebut memperkaya warisan budaya dan menjadi penanda sebagai model integrasi dan rasa saling hormat menghormati.

Perayaan Hari ‘Sepuluh Kembar’ menjadi kesempatan bagi teman, baik jauh dan dekat untuk secara bersama-sama merayakan serta menjaga prinsip prinsip dasar negara, yakni kebebasan, demokrasi, hak asasi manusia dan ke­te­r­­tiban berdasarkan hukum. Komitmen bersama ini menjadi dasar dan menyatukan seluruh masyarakat yang menyebut Taiwan sebagai rumahnya. (S1-25)

BERITA TERKAIT