09 October 2019, 17:22 WIB

Jaksa Agung Sebut Pembangunan Harus Selaras Optimalisasi Kinerja


Golda Eksa | Politik dan Hukum

MI/Immanuel Antonius
 MI/Immanuel Antonius
Jaksa Agung HM Prasetyo

MELALUI pembangunan gedung baru, seluruh jajaran Korps Adhyaksa dituntut untuk terus mengoptimalkan kinerja, meningkatkan kemampuan, serta menjaga diri dan integritas dalam tiap pelaksanaan tugas.

Hal itu dikemukakan Jaksa Agung HM Prasetyo di sela-sela acara Topping Off Pembangunan Gedung Pusat Pemulihan Aset (PPA), di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (9/10).

Prasetyo mengimbau para jaksa di penjuru Tanah Air tidak mudah tergoyahkan atau terbuai melakukan pelbagai hal yang berpotensi mencederai citra dan meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap korps.

"Oleh karena itu, semua yang dilakukan harus benar-benar terjaga dan dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi etika, adat, adab, maupun dari segi moral, agama, dan hukum peraturan perundangan," kata dia.

Apabila semua pesan tersebut dilaksanakan dengan baik, sambung dia, maka akan terbantahkan komentar orang yang menyatakan kebenaran dan keadilan menjadi sesuatu yang langka, mahal, dan sulit diperoleh karena idealisme dan integritas aparat penegak hukum telah mati.

"Kita harus membuktikan bahwa ia masih tetap terjaga, tumbuh, dan berkembang dimiliki oleh segenap insan Adhyaksa dan dalam diri kita masing-masing," ujar Prasetyo.

Prasetyo menambahkan, pembangunan gedung baru yang diberi nama Menara Kartika Adhyaksa menyimpan sebuah komitmen untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas, pokok, dan fungsi institusi melalui penyediaan sarana prasarana yang cukup, lengkap, dan memadai.

Pembangunan gedung 10 lantai dengan luas bangunan 13.843 meter persegi dilakukan dengan tujuan mengoptimalkan sistem pemulihan aset terpadu (integrated asset recovery system) secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel yang seluruhnya dilaksanakan oleh PPA Kejaksaan Agung.

Baca juga: Jaksa Agung: Temuan Kuburan Massal Cukup Laporkan ke Komnas HAM

Dalam perencanaannya, imbuh Prasetyo, gedung yang menelan dana APBN sebesar Rp90 miliar akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas teknologi, termasuk sarana pendukung yang memada. Diharapkan nantinya fasilitas yang diberikan akan selaras dan mampu menjawab semua tuntutan kebutuhan guna melancarkan pelaksanaan tugas tiap unit kerja.

"Saya berpesan dan berharap dengan terbangunnya gedung baru ini kiranya akan berbanding lurus dengan kesungguhan jajaran kejaksaan dalam menjamin meningkatnya kualitas dan kuantitas penegakan hukum, dan pelayanan kepada masyarakat secara baik dan optimal," tandasnya.

Pembangunan gedung Menara Kartika Adhyaksa yang dikerjakan sejak April 2019 diperkirakan rampung pada 21 Desember mendatang. Gedung yang dikerjakan oleh PT Totalindo Eka Persada dengan konsultan perencana Atelier 6 dan PSA Studio, memiliki konstruksi 10 lantai ke atas dan 2 basement. Progres pembangunan saat ini mencapai 80%.(OL-5)

BERITA TERKAIT