09 October 2019, 16:08 WIB

PA 212 Sebut Ustaz Bernard Selamatkan Ninoy Karundeng


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

MI/Widjajadi
 MI/Widjajadi
Ketua Umum DPP PA 212 Slamet Maarif.

DEWAN Pengurus Pusat Persaudaraan Alumni 212 angkat bicara soal penangkapan dan penetapan tersangka atas Sekretaris Umumnya, Bernard Abdul Jabbar, terkait dengan penculikan dan penganiayaan Ninoy Karundeng.

Ketua Umum DPP PA 212, Slamet Maarif, menyebut Bernard tidak terlibat dalam aksi persekusi Ninoy pada Senin (30/9) di Masjid Al Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat. Bahkan, menurut Slamet, Bernard berperan dalam menyelamatkan Ninoy.

Slamet menerangkan, Bernard dan istrinya sebenarnya sedang mencari anaknya yang dikabarkan ikut melakukan aksi unjuk rasa di Senayan.

"Di tengah jalan ada info banyak korban mahasiswa dan pelajar di Masjid AI Falah sehingga Ustaz Bernard dan istrinya menuju Masjid AI Falah karena di mobil ada peralatan medis P3K," ujar Slamet di Kantor Sekretariat DPP PA 212, Condet, Jakarta, Rabu (9/10).

Baca juga: Munarman Datangi Polda Terkait Penganiayaan Ninoy Karundeng

Saat Bernard dan istrinya membantu para korban aksi unjuk rasa, terdengar keributan ada seseorang yang diduga penyusup sedang dihakimi massa, yang tidak lain adalah Ninoy.

"Spontan Ustaz Bernard menyelamatkan dan melindungi yang diduga penyusup bernama Ninoy dari amukan massa, bahkan menasihati untuk jangan keluar dulu karena berbahaya sebab di luar massa masih marah," kata Slamet.

Slamet bahkan mengatakan Ninoy sempat berterima kasih kepada Bernard atas pertolongannya. "Ninoy berterima kasih pada Ustaz Bernard bahkan mencium tangan Ustaz Bernard. Setelah itu Ninoy diajak duduk dan istirahat dengan kondisi aman," pungkasnya. (X-15)
 

BERITA TERKAIT