09 October 2019, 12:59 WIB

Dinding Sungai Purba Blora Potensi Wisata Baru


Akhmad Safuan | Nusantara

MI/Akhmad Safuan
 MI/Akhmad Safuan
Relief yang terbentuk di dinding sungai purba kawasan  Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Blora menarik jadi kawasan wisata.

SEBUAH alur sungai yang terbentuk pada masa purba di Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah akan menjadi destinasi wisata baru, goresan dinding sungai yang terbentuk sejak jutaan tahun lalu menimbulkan relief, berpotensi akan menarik wisatawan dalam dan luar negeri.

Pemantauan Media Indonesia Rabu (9/10) sebuah dinding sungai di Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Blora menarik perhatian publik. Di tengah-tengah kemarau dan air sungai yang surut muncul goresan relief di dinding sungai, tepatnya di bawah Jembatan Merah yang ada di desa itu.

Menariknya relief yang berasal dari gerusan air yang diperkirakan terjadipada masa zaman purba pada jutaan tahun lalu, menjadi sebuah pemandangan yang indah dan alami.

Menjangkau lokasi sungai purba, dari Kota Blora berjarak sekitar 20 kilometer atau perjalanan 40 menit menuju Kecamatan Japah dan melanjutkan perjalanan sekitar 8 kilometer menuju Desa Kalinanas. Untuk tiba di lokasi, cukup dengan berjalan kaki sepanjang 100 meter.

"Baru kali ini saya melihat goresan alami yang terbentuk sejak jutaan tahun lalu. Ini sangat menarik dan sangat indah jarang ditemukan dimanapun," kata Agung, seorang anggota komunitas otomotif Blora.

Pemerintah Kabupaten Blora segera menyiapkan langkah untuk menjaga kelestarian dinding sungai purba ini. Bahkan relief dinding sungai yang alami hasil bentukan alam sejak jutaan tahun lalu itu akan menjadi destinasi menarik di Blora.

"Dinding Sungai Purba Kalinanas itu punya nilai geologi yang tinggi. Saya yakin proses terjadinya pun melalui proses alam yang tidak berlangsung sebentar namun sejak jutaan tahun lalu," kata Wakil Bupati Blora Arief Rohman.

Relief yang unik dan menarik hasil goresan alam, lanjut Arief Rohman, harus dijaga kelestariannya. Sebab akan menjadi destinasi wisata yang cukup menarik bagi wisatawan dalam dan luar negeri.

"Saya minra Dinas Pariwisata dapat mengemas objel ini menjadi tempat kunjungan wisatawan," imbuhnya.

baca juga: Banyak Program Pemprov Jabar Muncul Tiba-Tiba

Terkait adanya proyek nasional Bendung Randugunting di wilayah hulu sungai yang tidak jauh dari lokasi, Arief Rohman memastikan bahwa dinding Sungai Purba Kalinanas ini tidak akan terkena dampak pembangunan.

"Kami titip kepada Kepala Desa Kalinanas agar aset yang luar biasa ini bisa dikelola dengan baik. Misalkan dengan membentuk BUMDes yang bergerak di sektor wisata," harapnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT