09 October 2019, 12:06 WIB

Indonesia Harus Terapkan Reformasi Ekonomi untuk Jadi Negara Maju


Andhika Prasetyo | Ekonomi

ANTARA/Rivan Awal Lingga
 ANTARA/Rivan Awal Lingga
 Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. 

KEPALA Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menegaskan Indonesia harus segera melakukan reformasi ekonomi untuk dapat keluar dari middle income trap dan bergerak menjadi negara maju.

Untuk melaksanakan reformasi ekonomi, Indonesia tidak bisa melakukan itu sendiri tanpa adanya panduan dari negara-negara yang sudah berstatus sebagai developed country dan tergabung dalam Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Bambang mengatakan, secara mendasar, beberapa indikator yang harus dibenahi adalah regulasi-regulasi ekspor, investasi dan birokrasi pemerintahan itu sendiri.

"Namun, secara lebih detil pemerintah butuh masukan dari negara-negara maju sehingga reformasi yang dilaksanakan benar-benar efektif dan memberi dampak pada perekonomian nasional," ujar Bambang di kantornya, Jakarta, Rabu (9/10).

Selain itu, Indonesia juga harus mengubah paradigma terkait pengunaan sumber daya alam untuk mencapai pertumbuhan ekonomi.

Sebagaimana diketahui, harga komoditas-komoditas sumber daya alam sangat mudah bergerak mengikuti kondisi prekonomian global.

"Sekarang kondisi ekonomi Indonesia menjadi fluktuatif karena kita terlalu bergantung pada sumber daya alam. Itu jelas harus diubah," tuturnya.

Ke depan, lanjut Bambang, Indonesia harus bisa bertumpu pada industri jasa dan manufaktur yang memiliki nilai tambah tinggi. Dengam demikian, pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil akan bisa diwujudkan.(OL-09)

BERITA TERKAIT