09 October 2019, 11:29 WIB

Gedung Putih Tolak Penyelidikan Pemakzulan Donald Trump


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

AFP/Brendan Smialowski
 AFP/Brendan Smialowski
Presiden AS Donald Trump diancam dimakzulkan Partai Demokrat. 

GEDUNG Putih secara resmi menolak untuk bekerja sama dengan penyelidikan pemakzulan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Sebuah surat yang dikirim kepada para pemimpin Partai Demokrat menolak penyelidikan yang oleh Gedung Putih disebut sebagai ‘tidak berdasar’ dan ‘secara konstitusional tidak sah’.

Tiga komite Dewan Perwakilan AS yang dipimpin Demokrat sedang menyelidiki Trump.

Penyelidikan sedang berupaya mencari tahu apakah Trump menahan bantuan untuk Ukraina sebagai tekanan supaya negara itu menyelidiki Joe Biden, yang mencalonkan diri sebagai calon presiden dari Partai Demokrat untuk Gedung Putih 2020.

Surat Gedung Putih datang beberapa jam setelah pemerintah Trump menghalangi Duta Besar AS untuk Uni Eropa untuk memberikan persaksian di hadapan komite DPR sebagai bagian dari investigasi pemakzulan.

Nama Sondland disebutkan dalam komplain whistleblower dan merupakan saksi kunci dalam transaksi Trump-Ukraina.

Penasihat Gedung Putih, Pat Cipollone, menyampaikan surat setebal delapan halaman itu kepada pemimpin Partai Demokrat dan Ketua DPR, Nancy Pelosi, dan tiga ketua komite dari partai tersebut.

Dia menuduh para pemimpin menyiapkan penyelidikan yang melanggar keadilan mendasar dan proses hukum yang diamanatkan konstitusi--khususnya karena tidak melaksanakan pemungutan suara formal untuk membuka penyelidikan.

"Anda telah merancang dan mengimplementasikan pemeriksaan dengan cara yang melanggar keadilan mendasar dan proses hukum yang diamanatkan oleh konstitusi," ujar Cipollone dalam surat kepada Pelosi dan ketua komite yang memimpin penyelidikan.

Surat itu menuduh Demokrat berusaha mengubah hasil pemilu 2016, dan menyerang penyelidikan itu tidak sah secara konstitusional dan melanggar proses hukum.

"Untuk memenuhi tugasnya kepada rakyat Amerika ... Presiden Trump dan pemerintahannya tidak dapat berpartisipasi dalam penyelidikan partisan dan inkonstitusional Anda di bawah kenyataan-kenyataan tersebut," kata surat tersebut.

Demokrat membantah pernyataan Gedung Putih dengan mengatakan Konstitusi AS sendiri mengamantkan DPR sebagai ‘satu-satunya kekuasaan yang melaksanakan pemakzulan’.

Mereka juga berkeras akan melanjutkan penyelidikan dengan atau tanpa persetujuan Gedung Putih. (AFP/BBC/OL-09)

BERITA TERKAIT